Opini_Harian-RI.com
Bagaimana pun juga,bagi kamu masing masing berlaku Kasihan lsh istrimu seperti dirimu sendiri
Dan istri hendak lah menghormati suaminya
(Raja parhata :op Frans Situmorang)
Mas kawin Rp 40 juta--ulos 11 lembar
Patambor/Parna:Sebut Palipi 6,26
Pesan Mertua : Pantun,Toman dan Daulat
Jaga nama Tuhan,dan Nama baik keluarga
Publik:Rebut Haserepon,Hasangapon,Hamoraon dan Hagabeon
Setiap prosesi terlaksana punya arti dan makna tersendiri ,mulai pmberangkatan dari rumah ,minta doa restu dari Tulag bhkn orangtua kedua pihak ,untuk mmbawa penganten ke hadapapan Pendeta ,untuk penyelenggara acara pemberkatan Pernikahan
Putra dari St Drs H Situmorang / br Agian da putri bp dari St M siregar,Siagia / br Sitohang ,Tapsel/Sibaruang
Medsos telah beredar dimana mana tanpa keredaksian ,tarik menarik guna kpentingan person
Ribuan undangan ,tanpa bersungut sungut,semua bergmbira ria,berjoget ,suka ria ,dan penuh kebahagian ,turut bernyanyi,nmpak dlm gmbar
Acara demi acara di pandu oleh bp op Frans Situmorang sebagai raja parhata dari Raja pomparan ni op Tuan Situmorang labusel
Untuk panjouon jambar dan untuk itu,mulai dari :Hula hula raja Siagian
Siregar,dalam mambuat tua ni gondang,boru,bere
Pokoknya,penuh suka cita dan kebahagian
Demikian pula pihak par boru raja Siregar siagian,
Seluruh hula hula menaburk kasih dari memberikan Ulos,dan Boras Pir,tdk sampai disitu ,wang dan kado undang ,rela dlm kasih Tuhan yesus kristus
Hula hula bona niari:Simatupang,Simatupang,manalu,Sitohang ,munhte,
Huta pea,Simatupang,Ritonga,pakpahan,dari hula hula namartinodohon
Kaha anggi Panggabean,panggabean dan simanjuntak
Baik dari hula hula dari anak:Sirait,Pasaribu,sianipar,pane,dan Tp bolon,pakpahan,samosir,serta siahaan
Tintin marangkup ( Raja siagian dgn raja siregar) dan berpesan penting,semoga rumah tangga tauladan dan takut akan Tuhan,kami lah orang tua,jaga nama baik keluarga saling kasih dan mengerti ,dlm memupuk rumah tangga,dan rumah tangga bagian dari kasih iman,dari jemat
Berikut dgn Perumpaan ,menurut tradisi orang batak
Sudah resmi rumah tangga dgn adat dan agama(ulaon Na gok ,Mangadati)
Namun mengutip kotbah Pdt D Silaba ,Sth
Laki laki jangan tinggi hati,jangan egois,(Dos roha)
Dalam pndangan si epesus dahulu beda dgn pandangan sipaulus,saling rendah hati(Patutoru dirina)dan istri taat pd suami(Biaarr)
Seperti hubungan Kristus--jemat/Gereja,dlm anologi menggmbarkn/hubungan hrus berkorban(paojakhon cinta kasih suami istri
Unang patalak talak hamamago di medsos,bagi orang lah sana lah talaknya ujar Pendeta dan jemat banyak senyum
Ada resep di rumahtangga itu:Psrgogoi ahu Tuhan pature diringku,dan jangan saling mencari kesalaha dan kelemahan
Ujar pendeta,sambil bertanya kpada pengantin (Makro Septian Maranatha Situmorang ,Amd dan Eka putri Siregar Siagian,Spd
Pendeta pun diujung pmberkatan nya,memberikan alkitab dan surat nikah nya pada poto potoan dgn seluruh keluarga masing masing dgn penuh kbahagian,suka ria
Diseling seling i koor Ama/ ina dari HKBP Kota pinang dan HKBP sibaruang ,Tapsel
Hingga diujung prosesi ,kedua belah pihak dan pengetua adat,natua ni huta,penuh mmberikan untuk mmpersatukan pikiran ,anjuran,saran,nasehat kpada penganten ,kelak langgeng dan takut pd Tuhan
Murah rezeki,panjang umur,dan sehat,serta tercapai cita cita Untuk Diharapkn Haserepon,Hagabeon,Hasangapon dan Hamoraon
Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi atas pernikahan kedua penganten 8/7/2023 sabtu
Seluruh undangan baik keluarga dari desa na walu sibolga,medan ,dan pkn baru,kisaran ,pomparan ni op Tuan situmorang se labusel,menyatakan luar biasa,berkat Tuhan
Semakin terpujilah kristus
Cukup banyak memory memory,dlm keluarga dlm penyampaian kata ucapan dan nyanyian dari itonya,eda nya br Pasaribu,dan br sirait
Khususnya Bp Mertua St M siregar siagian/ br sitohang
Baik tulangnya dari rawang kisaran
Publik masa depan yg kita lihat,bkn masa lalu
Tambah publik






Tidak ada komentar:
Posting Komentar