sering sering berubah ubah pikiran, dengan melangkahi perintah undang undang pemerintah pusat ke daerah, warga bingung
Dalam menjawab tantangan zaman globalisasi ,modernisasi dan gitalisasi
Lalu bagaimana di sekitar mu??
- Melihat kondisi saat saat ini flm dunia pertanian masyarakat tidak sesuai harga hasil panen butuh tani dengan harga jual tani nya, dengan harga bahan beli bahan bahan perawatan, misal segala pupuk, misal kentang, kol dan tomat,kemenyan, padi, cabe
Lebih besar pasak dari tiang ,ujar bp Ringo ringo komunitas Betor(Beca motor) dan juga anggota komunitas Horas Batak Na uli
Baru baru ini pada awak media 5/7/23 Rabu di Dolok sanggul
Pada hal pada prinsip nya undang undang harus dapat mensejahterakan rakyat nya, banyak hak yang tertunda da kegagalan,jika kita lihat fakta media, medsos, viral kasus korupsi, belum lagi para kelompok sibuk melancarkan perpolitikan nya, dalam kepartaian, untuk menjual dagang politik nya di jelang pilpres dan pilcaleg
Rakyat hampir putus asa, kondisi ekonomi kerakyatan, dimana mana kasus korupsi hukum pun demikian seolah olah butuh uang masuk, sogokan agar hukum ditegakkan ditegakkan pun terjadi putusan yang salah artinya jual beli hukum, penyeludupan pasal pidananya, baik hukum perdatanya,tambahnya
Memang warga adalah orag bodoh dan tidak berpendidikan bahkan orang lemah,susah
Tingginya jualan janji politik oknum
Kepada masyarakat,untuk menyakinkan kepercayaan publik
Namun setelah sampai di tachta kekuasaan,tugas dan fungsi sejati nya, tidak membuahkan hasil warga disejahterakan
Bangunan jalan misalnya,jalan tani,di perbatasan kabupaten, baik propinsi selalu ajang masalah
Bantuan pusat turun ke daerah pun di revisi yang salah, yang salah sasaran kepada orang yang paling berhak
Hanya Tuhan lah yang maha tahu
Masih belum ada yang bertaubat sejatinya, peduli kepada rakyatnya
Jelas warga dalam UUD 1945 menjamin nya,sekali pun ada lagi UU tentang pemerintah Daerah
Hal ini lah sesungguhnya harapan masyarakat, murni,sejati nya ,warga harus sejahtera, ASN pun sdh layak hidup,tapi kita lihat buruh kebun,tidak mencukupi upah semestinya diterima buruh
Kapan warga ini dapat sejahtera????
Ujar warga yang enggan disebutkan identitasnya
Kenapa Banjir??
Kenapa terjadi warga ,sering menyampaikan aspirasinya??
Lihat disekitar mu,hutan pinus ,siapa memulai perbuatan dosa tersembunyi ini??
Tambah bp Ringo ,dgn semangat nya untuk mencari sesuap nasi di kota Dolok sanggul dan rajin menggali dan mengikuti ormas HBN ,untuk menambah wawasan dan ingin memperbaiki sosialnya
Hingga berita ini di kirimkan ke meja redaksi ,sumber ingin membangun Desa
Dan semoga ber manfaat dan catatan bagi kehidupan berbangsa,dan ber Negara
Horas Batak Nauli




Tidak ada komentar:
Posting Komentar