Pada Regenarasi Dalam Menyikapi semua Permasalahan Berbangsa dan Bernegara, di sekeliling mu????
Cukup banyak masalah yang rumit di dalam maupun diluar sekeliling kita, warna warni seluk beluk fakta dan sejarah mengukir kehidupan manusia selaku ciptaan Tuhan dan selaku warga Negara
Bisa saja pendapat orang lain ilmuan menyebutkan Malapetaka itu timbul akibat dari kecurangan dan tangan tangan jahil, sehingga Murka Tuhan kepada umatnya mengalami rasa penderitaan kesusahan semakin Egoisnya akhlak manusia,yang jauh dari sejatinya.
Kita masing masing ada keterbatasan kemampuan berpikir dan bertindak demi kebaikan demi masyarakat sesama sebangsa dan setanah air
Bukan hal yamg baru lagi kasus menimpa masyarakat ini, dalam peredaran Narkoba yang memakan korban kepada orang banyak dan bahkan orang tua, yang dewasa pun ikut jadi korban dan efeknya ,itu perbuatan manusia, peristiwa peristiwa yang sejenisnya dalam pelanggaran hukum, merusak regenerasi bangsa yang terus menerus menghabiskan pikiran dapat disita cara solusi tidak terbrantas oleh masyarakat dan penguasa hukum dan Pemerintah
Belum lagi masalah per politik kita saat ini yang terus menerus menelan waktu dan pergaduhan untuk kepentingan tarik menarik selalu berseteruz juga bahkan merugikan korban rakyat minoritas,rakyat awam,dan rakyat jelata yang merasa terimbas dlm ekonominya tertunda tidak dapat ditegakkan tidak dapat diperjuangkan hanya mengurusi kepentingan sekelompoknya, perpolitikan yang tidak berkualitas misalnya, sebut laris Demokrasi dan Koalisi
Sadar tidak sadar masyarakat menengah ke bawah, tidak dapat melawan akibat Koalisi yg merugikan kelompok nya,dan menguntungkan pihak pemimpinnya, katakan lah pejabat politik yang berkuasa
Hukum dan masalah tanah juga menjadi pembicaraan yang sangat sangat dan sangat diperlukan mendalami solusi nya, disana rakyat awam, rakyat petani lah sesungguhnya korban bukan buruh, bukan pekerjanya, ini menjadi masalah berat dihadapi penyelesaiannya, media di singkirkan di sana jika terjadi jual beli lahan, tidak dipergunakan publik
Jika pun dipergunakan disaat saat akhir bukan dari awalnya, rakyat terzolimi,tertindas akan haknya dan penguasa ekonom dan oknum pemerintah sudah saling kerja sama meninggalkan pihak yang ditindas hingga ke mafia hukum,produknya kearah yang memerkosa hak hak sipil rakyat awam yang lemah dan tidak berdaya
Ujar Bp Pendy baru baru ini pada awak media 2/8/2023 dalam menyimak masalah masalah yang timbul kepermukaan fakta dari viral Medsos tambahnya lagi
Lebih lanjut diuraikan Bp Pendy selaku Anggota Satpam di salah satu perumahan di kota terdekat
Dan berangkat dari pengalamanya,
Cukup resah dan kuatir para generasi ini, Mampu kah menjawab tantangan dan menjadi pemimpin?? Kelak ke masa Depan???
Pandangan ini bukan terungkap masih baru sudah lama peristiwa peristiwa ini,dari pemikiran orang awam, masyarakat bawah
Bukan tdk banyak ilmuan,yang memiliki pendidikan tinggi ,sungguh banyak bhkn ribuan
Namun sudah ter pengaruh ke sesuatu lingkaran yang salah dan salah sehingga tidak dapat menentukan pikiran pikiran yang jujur dan baik serta pernyataan yang benar dikarenakan sesuatu hal yang meninggalkan kepentingan rakyat umum.
Ada iman namun kadarnya sudah tidak netral, pro dan kontra ,dan suka memanifuler kata kata dan waktu keadaan,dari semula sejarah
Sulitnya identiknya,seolah sungguhan ,paham paham yg bercampur baur ditengah tengah bersosial kemasyarakatan
Jelas dasarnya Ketuhanan yg Maha Esa,dlm Pancasila kita dan Undang Undang Dasar 1945
Didalamnya Mukadimah Bahwa sesungguhnya, dstnya
Seberapa pentingnya fungsi pemerintahan itu dan kejujuran serta keterbukaan informasi itu untuk memajukan Desa? demi rakyat ?
Tidak kah awalnya oknum pemerintah itu memulai pembohongan dan sudah mahir akan informasi, itu jika warga bermohon dan meminta pelaksanaan kinerjanya,sesuai anjuran pusat dan untuk dinikmati rakyat?
Nah, dalam hal ini para anak bangsa,pemersatu bangsa harus berpikir objektif dan tanpa subjektif tegas dan mampu menyelesaikan segala masalah masalah yang harus didukung dengan kejujuran dan keberanian,kendatipun anak bangsa generasi penerus itu memiliki ilmu ilmu dan edukasi melawan ketidak adilan yang menzolimi warganya,hanya generasilah yang dapat memegang perjalanan dan proses proses ini dapat keluar dari ketidak adilan, zoliman ketertindasan
Tunjukkan lah bahwa generasi mampu memisahkan akal sehat dan sehat akal dlm memberikan bahwa tidak ada penyimpang yang ditinggalkan di kesampingkan demi kepentingan suatu kelompok ,golongan yg tertentu
Tetap andalkan Iman dalam mengambil sesuatu keputusan yang arif dan bijak untuk publik, untuk Bangsa mu dan Negara mu, mungkin di suatu kelak tidak tahu kita,suatu saat ditanganmulah letak kejujuran dan kebenaran yang cerdas untuk mensejahterakan rakyat mu, sekalipun batas waktu itu ada batas limit kekuasaan dam dilanjutkan oleh orang orang yang beriman tawakal yang sehat,
Kita akui dimana mana ada pro dan kontra gara latar belakang dan pikiran pikiran yang menyesatkan dari kebenaran kebaikan.
Permasalahan ini, ditangan mu lah dan didepan mu
Jika tidak cepat dan peduli akan rakyat yang sedang sengsara ini sekitar mu akan hancur dan semakin parah di depan mata, misal dalam penyakit masyarakat Narkoba,
Pungkas Bp Pendy ,menuturkn pengalaman nya,untuk mengutip hikmahnya,
Untuk mengejar segala ketinggalan yang sudah habis di maka zaman,
Zaman semakin menindas dan maju meninggalkan waktu yg sudah lewat, bukan berarti hilang fakta dan sejarah tata krama, etika serta ahklak sudah termakan pengaruh uang dari hulu ke hilir, rusak seluruhnya gara gara ambisius pekerjaan, jabatan kekuasaan dengan menindas perekonomian rakyat.
Pungkasnya diakhir percakapan dengan awak media,sebagai saran Nasehat pada kaum muda
Semoga bermanfaat dan mengutip ,petik makna, bukan semacam menggurui ,perlu ditulis, hingga dibaca setelah dibaca baru ditulis kembali.
Sebuah anekdot pendek penjual lemang,lemang nya satu tanpa garam,satu tanpa merica,penjual menyebutkan lemang nya sungguh enak,enak sekali,namun pembeli setelah menikmati nya dapat membedakan lemang tadi satu tanpa merica,dan satu tanpa garam
penjual paling mahir atas jualan nya menyebutkan sungguh enak pada publik
Jadi publik tidak heran ,masyarakat itu pro dan kontra atas fungsi yang di kuatirkan atas kewajiban warga
Menyebutkan peristiwa yang dialami,bertanya pada publik atas fungsinya,bukan oknum nya
Seperti itu mengutip pendapat RG (Raja GukGuk)
Mereka mereka paling Mahir dan Paling suka BerBohong ,dan Menyembunyikan Kejujuran dan Kebenaran atas peristiwa ,dan transaksi kepada masyarakat antara informasi yg pokok utama dan diutamakan kebutuhan kejujuran dan kebenaran
Mereka paling sempurna dan mereka yg duluan Membohongi ,atas suruhan Bapa Bapa Asuh,Disuruh Hatinya,dan dilaksanakan mulut dan tangannya,(pena) sehingga terjadi lah Diam Diam dan Bekerja sama,yg merugikan keuangan Negara dan Perekonomian Masyarakat,
Anak Bangsa,Generasi penerus ,ditangan mu lah letak paham paham mana yg paling cocok,pas serta serasi di Negeri mu ini,sebangsa,setanah air,dan jadikan kesejahterakan rakyatmu
Singkirkan Paham Kapitalisme,yg bercampur baur,sangat ,sangat tajam di kemudian hari
Kerja keras gigih dan ,sabar,tekun dlm mengambil keputusan yang arif dan bijak,yg tdk merugikan rakyat kecil,tani,buruh
Paling parah nya jujur dianggap dusta
Dusta dianggap jujur,orag baik berbalik paksa jd org jahat,orang jahat dipaksa untuk baik
Wool dan dianggap keper,keper dianggap wool ini lah kejadian saat ini,murtad dari sejatinya sebagai manusia seutuh nya,
Hilang begitu lenyapnya terkubur ,kejujuran dan kebenaran baru nya
Habis gelap,terbitlah terang,sekarang habis terang kebohongan ,terbitlah gelap kebenaran baru
Proses seperti ini,wajib reformasi mental yv belum terlaksana,hanya firal dan medsos,tanpa bertindak kemampuan ,mmbuat terobosan baru
Tano humbang tu tano na hornop,si sogo sidok tikkos,tu alo suara torop( sudah banyak sahabat kita,teman kita,berbuat salah dan pengikutnya sungguh banyak,namun satu orang pun hrus berani menyatakan yang benar,hrus di tegakkan)
Ini semua sudah tanda tanda zaman akhir,umat jah dari firman Tuhan,kitab suci
Waspd I lah yg bersifat ber baju bunglon ,pintar memanfaatk situasi ,dan kondisi
Ilmu tanpa agama,adalah buta
Agama tanpa ilmu adalah lumpuh
Minta kekuatan wahyu dari Maha pencipta,satu satu nya untuk melindungi perjuangan mu ,
Akhir kata Bp Pendy ,memesankn kepada anak bangsa,sebagai generasi penerus ,agar terhidar rakyat ini dari kemiskinan perbudakan kebodohan,ilmu dan ekonomi nya,rakyat
Pernyataan ini didepan awak medya ,ditegaskan ,amati dgn tajam berdasark wahyu dari Tuhan ,untuk terhidar dari jebakan jebakan penghiaatan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar