Memang kita akui masyarakat tidak terlalu mencari urusan personil, prifat seseorang dalam rumah tangga, baik keluarga dekat
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Memang kita akui masyarakat tidak terlalu mencari urusan personil, prifat seseorang dalam rumah tangga, baik keluarga dekat

    Dimas ( Redaksi )
    10 Agustus 2023, 8/10/2023 05:58:00 PM WIB Last Updated 2023-08-10T10:58:59Z




    Namun masyarakat juga dapat memilah milah cara jernih jika melihat suatu peristiwa yg sidah lama berserakan di lingkungan kelusrga dan daerah setempat dlm lingkungan domisili nya mereka mereka

    Dan warga hrus dapat memisahkn hukum adat,hukum negara yakni dan perdata dan pidana

    Jangan mencari gara gara dan jangan benarnya yv benar 

    Pikirkn dulu secara tenang dan  tdk cara amisi merasa benarnya saja

    Melihat kondisi saat ini 7/8/23 semacam catatan buat publik

    Anak tdk boleh dikekang kedua pihak untuk menemui kedua oranv tuanya,sekalipun anaknya ditanggung biaya hidupnya,kesehatan dan pndidikan dlm sekolah ,sekalipun itu ditanggung sepihak ibunya

    Secara perdata mereka mereka ini sudah cerai ,cerai diksrenakan oleh perkawinan lain

    Kisah ini cukup lama

    Lanjut seorang ibu ini,dlm keluhan nya beserta anak anaknya dari kedua mantan suamiya,m S,dan RER

    Pasti sedikit banyaknya mmbawa harta bersama gono gini yg sampai saat ini ,blum ada titik penyelesaiannya,demi anak

    Bagi orangtua sama dimata nya bhwa itu semua putra putrinya,sama cucunya,tdk berpihak

    Berpihakpun untuk menerangkn pemahaman saksi warga pun yg jujur pasti menerangkn itu

    Misal dlm kehidupan suami pertama telah ada sstu unit bangunan rumah dan perladangan tanam sawit seluas 2 hectar di dusun huta bagasan

    Dan5 anak,dlm suami kedua,cerai karena perkawinan ,ada 3 putranya,jumlah 8 orang,

    Ini semua dlm tanggung jawab si ibunya

    Dari hsil mata pncaharian kedua nya pd suami ada dibeli suami istri satu unit rumah di dusun titi merah desa Bdr khalifah ,serdang bedagai ,sumut

    Namun terakhir akhir ini,muncul ,diskrimatif dari segi psikologis,tertekan pysik bagi anaknya,terkait pmbelian satu unit speda honda dlm kredit atas nama M br Rumahorbo,(Ktp) dan dlm STNK dan dibayari oleh setiap bulannya ibu kndung R br S

    Untuk kpntingan putra sekolah

    Namun surat tersebut dikuasai oleh mntan suami R E R,yg menjadi pemicu kebencian,

    Surat dikuasaiya,yg bukan haknya,yg bukan atas namanya,artinya seolah penggelapan hak dan harta benda ,ujar korban baru baru ini 8/8/23 pd awak medya

    Nampak dlm gmbar 

    Hal ini perlu kewaspadaan kita bersama,jika sampai ke niat tdk baik ,penggelapan surat STNK

    Artinya sulit untuk merobah balik nama menjadi nama ibu kndungnya R br S

    Hingga berita ini dikirimkn ke meja redaksi,blum ada tanda tanda etiked baik,baik memisshkn hukum perdsta dan pidana,blum dipahami oleh nya yg merasa benarnya,si ibu kndung R br S tetap melunasi kredit speda dimaksud

    Mari kita ikuti prkmbangan niat jahatnya

    Blum mendapatkn hak jawab atas peristiwa psikologis ini

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Memang kita akui masyarakat tidak terlalu mencari urusan personil, prifat seseorang dalam rumah tangga, baik keluarga dekat

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer