Jempek pat ni Gabus, Habonaron do bona, Hantu hantu masih tetap gentayangan, Kenapa? Belum Puas, Merasa Belum Puas Penuturan warga, dan korban Mhd ni, Bukan Membela Diri
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Jempek pat ni Gabus, Habonaron do bona, Hantu hantu masih tetap gentayangan, Kenapa? Belum Puas, Merasa Belum Puas Penuturan warga, dan korban Mhd ni, Bukan Membela Diri

    Dimas ( Redaksi )
    21 September 2023, 9/21/2023 09:34:00 AM WIB Last Updated 2023-09-21T02:34:55Z



    Bengkalis Mandau,Riau_Harian-RI.com -  Begitu lah hari demi hari dan berakhir tahun ke tahun, bau bangkai aroma bau busuk itu, tetap tercium akal pikiran sehat dalam pikiran publik, yang salah tetap, sekalipun satu orang menyatakan kesalahan nya, disana Terselip muncul kebenaran baru Dari persepsi, yang identik dengan kejujuran, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan Identitasnya, untuk mengungkap misteri jual beli ganti untung, yang mendatagkan kerugian atas terbitnya surat ganti untung, tanpa media, diam diam dan bekerja Sama, oleh mereka Merdeka Dalam bapa asuhnya.


    Dahulu thn 2008 sebelum pemekaran desa Petani ke kelurahan Pematang pudu Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau 

    Terbitlah surat oleh warga 44  buah surat =88hectre oleh bp regar, Panjaitan  Dlk nya, setelah terjadi perselisihan pikiran kedua pihak antara Mhd ni dan Maas penduduk desa Pinggir Kecamatan pinggir

    Ditambah surat 6 buah =12 hectare, dan berjumlah 88+12=100 hectare

    Dlm seluk beluk warna warni permainan pakang, sampai ke telinga pemberi Untung, yang diduga kuat negatif miring, peristiwa ini ditaksir thn 2021 setelah ada persetujuan bpk Asuh

    Oknum lurah T dan  oknum camat R ditempat itu, terus nikah dan langsung melahirkan, tanpa pemberitahuan ke publik, 


    Masih penuturan warga yang dirahasiakan 21/9/23 didepan awak media 

    Dan awak media tetap mendalami keuntungan sepihak ini  dengan sembunyi sembunyi, dan Tercium awak media 

    Dengan alasan hak tadi lah pihaknya menjualkan, padahal selama Ini sepihak telah mencari cari ketidak beresan dalam atas hak tanah warga, Si A, B dan si C pungkas Sumber, selama ini diober ober, bahkan Saya masih berutang untuk menyelesaikan administrasi kepengurusan 


    Menurut sumber X  di salah satu tempat, dahulu ku akui saya ada punya lah ditempat sengketa ini, dan sudah sampaikan semua surat Tanah mereka, kok saya  dioberober warga,??? 


    Hingga berita ini dikirimkan ke meja  Redaksi 22/9/23 ,Mhd ni, tetap  memohon kepada yang berwajib, agar segala Kristan itu diberhentikan, untuk menghindari tindakan anarkis  ke depan 

    Minta lewat Media ini, diberitahukan kepublik, segera diberhentikan dan Korban tetap tidak ada menghalang halangi  pemeriksaan baik dalam kesepakatan dipertemukan nantinya ninik mamak bathin Pinggir dan pudu

    MARI kita ikuti lanjutan perkembangannya, mudah mudahan korban Mhdni, tidak salah ingatan dan sepengetahuan JS.

    [HR-RI_Horas Situmorang]

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Jempek pat ni Gabus, Habonaron do bona, Hantu hantu masih tetap gentayangan, Kenapa? Belum Puas, Merasa Belum Puas Penuturan warga, dan korban Mhd ni, Bukan Membela Diri

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer