Semoga tetap bertahan dlm kebohongan nya, sekalipun ksus sengketa ini sengketa dlm pikiran berperang ketika thn 2009
Menurut Sumber yang diyakini Korban, baik Dari sikap pernyataan ibu kandung Donna Rustialam br Batu bara, bhwa Tanah, Dan rumah hrus dibagi dua, satu untuk ayah kndung Nya, albertus Simnjtk dan adeknya, kenapa tdk ada bagian ayahya dan tdk berhak cucu Nya?
Ini sengketa saat ini dipikiran cucunya Vera, sementara tanah 10Rante sudah diambil pasal tol sebahagian dan tinggal 5rante lg?
Lalu jawaban sdah habis bayar hutang nya, Ayah ku, sementara sedikit ada ansuransinya?
Ini yang tdk lepas Dari persembunyian, digelapkn asli surat, untuk peruntukkan keturunanya, Tambah Korban Baru baru ini 14/9/23 pada awak medya, yang mengawali, mmbongkar ksus penggelapan asli surat
Lalu saat ini rumah sudah dibrockn, disewakan pd orang lain untuk menggali untung
Justru karena anak uda ku ada laki laki? Dan saya wanita, tdk Ada hak saya? Tambah nya pd awak medya
Nmpak dlm gmbar
Peran medya dan hukum, sangat bisa mmbongkar aib ini, dengan membunuh hak person sebagai Cucu, katakan warisan Yg belum terbagi, ujar salah satu mantan LSM menimpali ksus sengketa pikiran ini, secara objectify dan subjektif, meniru akal pikiran publik, yang sangat mmbingunkn Rakyat dan sekitarnya
Media mencoba menggali informasi lain Nya blm mendapat bisa terjawab
Namun publik dan medya, sangat mmbutuhkn kejujuran yg dapat merugikan korban Dari kebohonganya,
Mudah mudahan letak tanah ini di desa pon Sei rampah, Dan tanah 5 rante, hilang begitu Kenya, dan Kejaksaan. Ini dahulu thn 2009 sangat, sangat gmbaran yg keliru tdk tepat dan tdk pas, bhkn tdk serasi, artinya hak cucu, di gelapkn dan disembunyikn, serta pihak bp uda Nya sdah menikmati hasil nya jd sangat bertentangan sekalipun dlm kesepakatan, baik semasa kecilnya, terkecuali sdah tiada lagi stau sdah meninggal Dania, akal sehat pikiran si cucu Vera msih mengikat
Hingga berita ini dikirimkn ke meja redaksi, public menunggu hak jawabnya
Mari kita ikuti dan Mari kita lanjutkn, mengumplkn informasi jujur
Yg memihak kebenaran baru



Tidak ada komentar:
Posting Komentar