Bukan kesalahan korban AR dlm aduannya pasal 170 (1) dari KUHP di Polres Tapsel, Kesalahannya dalam pemeriksaan si penyidiknya!!!!
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Bukan kesalahan korban AR dlm aduannya pasal 170 (1) dari KUHP di Polres Tapsel, Kesalahannya dalam pemeriksaan si penyidiknya!!!!

    Dimas ( Redaksi )
    31 Desember 2023, 12/31/2023 10:30:00 AM WIB Last Updated 2023-12-31T05:58:53Z



    Apa isi yg di alami ,yg di rasakan ,yg dilihar korban AR,itulah pd pokoknya isi aduan korban ,baca psal 170 (1)  dan bandingkn dgn psal 351 (1) dari KUHP ,aduan korban MR,di polsek btg toru,(Sama sama lakukan pengaduan)

    Dan bukan pula kesalahan isi psal 170 KUHP, bukan ,ujar publik dlm akal sehatnya ,hak korban AR,jangan di pasung

    Biarkan Majelis hakim yg menguji di persidangan ,bkn penyidik yg menguji,kan ?? Bagaimana sesama APH di SPKT ,dgn oknum.penyidik saling berbeda,bisa berbeda ,krn bukan sependapat dan bkn sependapatan,namun bkn ber musuhan,tapi keadilan hrus ditegakkan ,demi hukum,biar kan seperti air mengalirkan keadilan (dari sumpah jbatan dan Demi keadilan berdasarkn ketuhan yg maha Esa)

    Kondisi hari ini  sudah menjamur melestarikan kesalahan,

    Katakan salah korban AR,namun penyidik hrus luas bkn dangkal dlm pemeriksaan MR 

    Dari Niat buruknya ketimbang dari Niat baik korban AR melayani undangan MR,jika angkuh korban tdk perlu dilayani,

    Hak apa ada di raja,hatobangon untuk mengundang korban tanpa keberatan sudung siagian ??

    Ksus ini bkn rumit tapi oknum penyidik keras hati mengangkangi semua aturan.Perkap perkap dan SOP ,seta Perma  tambah publik ,justru hatobangon lah menyelesaikan jika masalah ,malah mmbuat keresahan.di tengah masyarakat ,ini kita lihat sikap warga bhkan oknum Pemerintah desa tdk tegas ,langsung ambil alih pihak kepolisian.warganya,lalu apa fungsi pemerintahan.?? Bukan Narkoba,bkn pembunuhan,bkn pemerkosaan ??

    Pemerintah ,hrus bertanggung jawab atas peristiwa ini untuk kenyaman dan.keamanan warga nya  imbuh oknum ,imbuh LSM juga enggan di sebutkn biodatanya,

    Sehingga korban AR jatuh sakit di miskinkan gara gara nilai setitik rusak susu sebelanga ,pemetintah hrus tegas,menarik kasus ini di desa sekalipun pertemuan itu di iringi oleh aparat sekdes ,tambah D br S  dgn rasa kesalnya 

    Jd bkn kesalahan undang undang KUHP nya,bkn kesalahan.murni korban AR,tapi kesalah oknum nya,menterjemahkn unsur unsur hukum ,bkn hanya mmberlakukan saksi ahli ahli dan gelar perkara 

    Logika hukum.apa,korban.MR di polsek btg toru sebagai korban.dlm psal 351 KUHP,sementara di polres atas aduan.AR korban,menjadi JR pelaku turut mmbantu secara bersama sama ,seyogia nya terlspor MR ,bukti permasalahan awal yg mengundang menjadi saksi dari JR,

    Akrobat hukum apa yg terjadi ?? Jika tdk memanifuler arah kebenaran matriil dan tdk netral serta menzolimi korban dlm haknya?

    Menggelapkn,menyeludupkn ,menghilangkn barang bukti parang pengancaman ,dgn.tujuan tertentu melepaskn aduan korban AR sebagai.otak,dalang dan turut pelaku!!

    Semua itu ,biar lah pokok pokok masalah ini,dijawab Satgad mafia hukum dan sie propam,imbuh keluarga korban ,untuk keinginannya mengungkap ksus ini menjadi terang benderang,bila perlu sudung siagian di pndang perlu dihadirkan saksi tambahan terkait apakah memang ada masalah jual beli antara pihak.MR?

    Hingga berita ini dikirimkan 30/12/23  tdk dapat dihubungi oknum penyidik ybs

    Mari kita ikuti perkmbangan.nya dlm dua persidangan,sementara JR dlm penangguhan ,!!! Dan sangat keliru dlm.psal 55,56 dari KUHP  psal 170 (1) KUHP !!

    Bkn psal 351(1) dan keliru org nya JR ,JR turut mmbantu bkn otak,dalang !!!

    Apa alas hak MR dan tanpa di ajukan oleh pemilik rumah yg di beli korban AR,dari Sudung Siagian ,untuk mengundang korban AR,?? Jika tdk busuk hati dan kbohongan ?

    Coba kita renungan sedekit demi sedikit permasalahan ini,jika lampu temporong kaca nya yg panas?

    Seyogianya oknum penyidik mmbuat cacatan intograsi kpada korban ,dan kemudian mmbuat BAP ,agar mudah melakukan pemyidikan ,dan arah kemana peristiwa itu di timpakan ,sehingga tdk jauh beda dgn SPKT dgn pemeriksaan pengembangan ,yg td SkPT sdah mmbuat uraian singkat ,tambah masyarakat yg enggan di sebut biodatanya !!

    Meniru medsos yg gilagilan ini  :

    ((  Tanda orang busuk hati adalah apabila mereka gagal kuasai kita, maka mereka akan menghasut  orang lain untuk mmbenci kita ))

    (( jika sudah bohong sekali ,ia akan butuh seribu kebohongan lg untuk menutupinya))

    ((( Seorg pembohong akan di bela para pendusta di kelilingi  para penjilat di sanjung para penghianat dan di doa kan para munafik)))

    Jika kita mau jujur,begitu kah ,etika,prilaku,akhlah seorang hatobangon,raja ??

    Tdk begitu baik ,seorg guru menikahi siswanya,tdk baik bgitu !!!

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Bukan kesalahan korban AR dlm aduannya pasal 170 (1) dari KUHP di Polres Tapsel, Kesalahannya dalam pemeriksaan si penyidiknya!!!!

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer