Diduga kuat negatif miring oknum.penyidik JP lakukan tidak profesional dan seludupkan gelapkan pasal 170 (i) dari KUHP subs pasal 56 (1) KUHP
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Diduga kuat negatif miring oknum.penyidik JP lakukan tidak profesional dan seludupkan gelapkan pasal 170 (i) dari KUHP subs pasal 56 (1) KUHP

    Dimas ( Redaksi )
    28 Desember 2023, 12/28/2023 09:11:00 PM WIB Last Updated 2023-12-28T14:11:41Z





    Untuk tdk netral,dan memanifuler arah kebenaran matril perkara !!

    Hanya mmpergunakan saksi Ahli ,tanpa memakai ilmu psikologis ,krimonologis,terminologis !!!



    Publik masih bertanya besar dlm ksus yg sedang berkembang di tengah tengah masyarakat dan kalangan medya 

    Dlm aduan korban AR bersama kuasa hukumnya,jelas dlm psal 170(1) subs psal 351(1)subs psal 56 dari KUHP  bagkan kuasa hukum nya sudah di surati ke kejari sipirok ,dlm hal.pernyataan oknum penyudik JP ,hingga sampai saat ini 29 Desember 2023 blum terjawab pihak kejaksaan ,apakah ada petunjuk tambahan atau tdk ada arahan dlm BAP terlapor terlapor??

    Apalg setelah korban.AR lewat istrinya D br situmorang menerima SP2HP lewat whsaap oknum.penyidik semakin jelas ,terjadi bentuk penyimpangan dlm menggelapkn ,dan menyeludupkn psal 170 Dari KUHP untuk meringankn terlapor apalg sebagai otak,dalang dan plus pelaku nya pengeroyokan (Terlapor MR ,mengundang,dan mmbubarkan pertemuan ,lalu terjadi pertengkaran mulut dan pengeroyokan ,ininlah bukti awal permulaan yg cukup kuat ) dan semula tanpa hak ,mengurusi jual beli unit rumah yg di beli korban.AR dari pemilik rumah Sudung Siagian ,tandas istri korban AR ,yakni D br S

    Oknum.penyidik JP tdk mau lakukan pemeriksaan tambahan dan tdk mau prarekontruksi versi korban.,ujar nya lg ,yg parahnya kinerja oknum.JP menghilangkan,menggelapkn dan menyeludupkan psal 170 (1) subs psl 56 KUHP ,imbuhnya pd awak medya baru baru ini  29 Desember 2023 

    Awak medya mncoba menghubungi Oknum yg di banggakan ini ,yg sedang naik daun dan berprestasi tinggi loyal pd atasan dan kerakusan ketagihan nya,ternyata tdk aktif mungkin juga liburan dlm siuasi akhir thn.mmpersiapkn minuman untuk.persiapan thn barunya,jd serba sibuk ,tandas warga lg ,yg enggan disebutkn biodatanya 

    Jika tdk ada halangan menurut.konsultasi kuasa hukumnya korban.,thn 2024 setelah thn baru kita lakukan perlawanan sesuai hak hak.sipil dari keluarga korban.dan korban.,kita lakukan perlawanan.sehabis thn baru ,kita lakukan pengaduan ke seksi propam.atas penggelapan.dan menyeludupkn ,serta menghilangkn aduan korban dari SPKT yv diterima korban,

    Kita tindak lnjuti sesegera mungkin.baik ke satgas mafia hukum,tutur istri korban.menambah semangatnya

    Nampak dlm gmbar 

    Isi SP2HP yg diterima ,dgn alasan saksi ahlinya 

    Pdhal ilmu krimonologis,dan terminonogis tdk di pergunakan :""Tidak ada penjahat mengakui nya,bahwa ianya penjahat ,tdk ada itu digunakn pikiran penyidik""

    Meniru iman sahabar kita : Agar kita menjadi kedamaian dan kebenaran ,kebenaran itu akan memerdekakan kita Mark 1.1-8

    Luruskan jlan Tuhan,dan bukan untuk tebar pesona!!

    Selanjutnya 

    ""jangan ber bohong kpada orang yg tipe pemikir,

    Itu tdk akan berakhir baik,orang orang seperti itu telah melatih otak mereka untuk mencari sisi celah dlm sebuah ceritra,

    Jika omong kosong ,tdk sesuai dgn logika yg disampaikan ,maka mereka akan berpikir ber ulang ulang untuk memastikan sebuah kebohongannya""

    Bukan itu saja oknum.JP juga menggelapkn Ksus Tipiring dan mengangkangi Perkap perkap dan hanya untuk meringankn memihak kpada terlapor MR,yg seyogianya Terlapor sebagai "Otak,dalang dan pelaku""

    Bkn terlapor Jusron Ritonga ,tandas D br S untuk menyakin awak medya 

    Disini letak nya kejanggalan kejanggalan SP2HP ,akibat dari ulah oknum JP sehingga mengalami kerugian ,

    Bkn jusron otak,dalang sekalipun jusron hanya mmbantu dlm sebutan psl 56 ,ini lah salah satunya direkayasa untuk meringankn terlapor MR,

    Publik dan medya semakin gigih ,memahami dari ulah pikiran oknum JP dgn psal  psal yg di terapkn yg mmbuat keliru ,!!!


    (( Polri hrus banyak belajar menjadi pendengar,terhadap koreksi,keluhan ,kemarahan masyarakat dan biasakan Polri turun ke masyarakat,untuk berdialog agar polri tahu permasalahan seluk beluk warna warni yg di hadapi ))

    Hingga berira ini di kirimkan ke meja redaksi korban masih mmpersiapkn aduan nya pada pihak sei propam maupun ke tingkat Satgas mafia hukum,dan awak medya mencoba oknum JP ,ternyata tdk aktif ,tdk aktif

    Mari kita ikuti perkmbangan sidang sidang ecek ecek dan tp menyesatkan org bodoh !!!

    Dlm kutipan itu ,siapa yg ber bohong??

    Yg menyebutkn rumah yg dibeli korban dlm sengketa,dan siapa yg di undang ,dan siapa yg paling berhak.dlm urusan jual beli rumah sudung siagian.yv di beli korban AR? Logika apa yg digunakan.oknum JP dlm melihat kuhap dan KUHP psl 170 ,psal.351 psal 56 KUHP ,jika tdk.memihak kpada terlapor MR?

    Kita tdk.pernah sekolah,namun.kita sering melihat mmbaca dan mmbanding psal 170 dgn subs psl.56 subs psl 351 KUHP

    Memang jika sudah iblis merasuki salah seseorang penganut iman.,dan tergoda,pasti keras hati,tdk bermotifasi kehidupan justru sdah mati rasa,imbuh warga yg antusias mengikuti sengketa pikiran."" Niat Niat buruk "" terlapor MR,tutur P R juga sebagai medya setempat 

    Pesan Bp Kapolri :

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Diduga kuat negatif miring oknum.penyidik JP lakukan tidak profesional dan seludupkan gelapkan pasal 170 (i) dari KUHP subs pasal 56 (1) KUHP

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer