Dimana Korban MR dlm aduannya di polsek btg toru ,sebagai korban ,namun MR di Polres Tapsel, dari aduan Korban AR,berobah menjadi JR,sedang MR jd saksi ,JR kah mmbantu MR,atau MR mmbantu JR, !!!
Penyidik tetap dlm pendirian nya,!! Janggal kebohongan nya terlapor,kenapa Tdk JR mengadu di polsek btg toru ?????
Publik menyebutkan :Kejahatan perlu diketahui ,tapi bkn untuk di tiru,namun bgaimana cara mmbrantasnya??
Hal ini penyidik tdk sama latar belakangnya,termasuk kerakusan dan iman nya,bukti suatu pertanda jika mau jujur dlm kebenaran kebohongan nya,kita akui penjahat itu,tdk akan mengakui seluruhnya kejahatannya,setengah kbenaran sudah satu kebohongan.,
Buktinya Korban MR melakukan pengaduannya di polsek.btg toru ,terhadap tersangka,terdakwa AR,yg saat ini tahap sidang kedua pemeriksaan saksi saksi setelah pembacaan surat dakwaan pd minggu minggu yg lalu ,dua kali tdk dapat dihadirkan oleh JPU (Jaksa penuntut umum) Agung Tp bolon pd kejaksaan negeri Sipirok
Selanjut nya hal ini ,D br situmorang ,tanpa di dampingi kuasa hukumnya justru jelang thn.baru ,sehingga D br S hanya pamit untuk ,ingin mmpertegas kebohongan kebohongan pihak pihak,yg sangat janggal sekali
Justru di polres Tapsel ,korban AR mengadukan MR ,sebagai otak,dalang serta pelaku awal ,pelaku awal bkn JR
Malah MR dijadikan sebagai saksi JR,dan JR sebagai pelaku utama ,publik sangat heran meniru ungkapan.D br S pd penyidik,sedang penyidik JWP tdk.berada di ruang kerjanya,selain penyidik RR ,dlm prinsip nya sesuai keterangan saksi ahli dan gelar perkara ,hanya JR yg dapat di jadikan sebagai tersangka dlm aduan Korban.di polres sesuai dgn.psal 170 subs 351subs psal 55.56 dari KUHP
Penyidik tdk dapar berbuar baik kpada aduan korban.dari inti hasil SP2HP yg baru dikirimkan lewat wa D br S ,yg sangat kesal dan mengecewakan publik,tambah D br S pd awak medya baru baru ini 30 Desember 2023 di penghujung tahun.,
Coba kita berpikir jujur :""Korban MR di polsek btg toru atas aduan.nya MR terhadap tersangka AR ,mengaku sebagai korban dlm.psal.351 dari KUHP
Kemudian dlm.aduan korban.AR dim polres Tapsel terhadap MR,sebagai otak,dalang dan pelaku awal,ternyata dari hsil SP2HP akhir akhir ini ,terlapor JR di jadikan pelaku utama,dan MR sebagai saksi JR,
Bukti permulaan.yg cukup kuat MR mengundang,AR dan mmbubarkan pertemuan.,sehingga terjadi pemukulan.dan pengancaman ,baik dhn kata kata pamate,bunuh,ujar nya
Artinya Jr terlibat bkn pelaku utama,melainkan turut serta mmbantu MR ,atas penganiayaan ,dan bkn melerai ,imbuh D br S
Sangat janggal dan sangat bertentangan tdk bersesuaian.kebohongan kebenaran kedua terlapor dlm BAP yg berobah MR mnjadi saksi,sedang JR pelaku utama pd hal bkn pelaku utama
Mereka akan mmpra peradulkn polres atas penetapan tersangka,ujar oknum RR mnjawab tambahan kpada D br S 29/12/23
Pra preadilam bkn urusan saya itu pak,bkn urusan kami,bisa saja,itu hak mereka
Hak kami yg saya pertanyakan ,msuk akal sehat kah. MR sebagai saksi di polres atas aduan korban AR?
Soal.jual beli rumah yg di beli oleh korban.AR,sudah tdk ada masalah dgn.pemilik Sudung siagian.,tdk.ada masalah ,meniru.pernyataan sudung siagian lewat telp kpada P Ritonga juga sebagai medya setempat ,
Menurut publik nampak.jelas kbenaran.kebohongan nya dan mudahudahan kenohongannya tetap di pertahankn di persidangan,kita lihat pikiran hukum dari majelis hakim,akan di uji di persidangan,masalah praperadilan bkn soal materi perkara,tandas warga juga yg setia mengikuti ksus keluarga ini ,"" Dang dapot tanduk di pulos lari na tu pinggol ""
Iri,dengki dan sudah ada lama terbenam.di benak nya jadi NIAT nya yg buruk hari ini lah di lampiaskan.terhadap korban AR dan keluarganya ,imbuh warga lg
Menurut iman sahabat kita :1joh 2,3-11
Barang siapa mengasihi saudaranya, ia tetap di dlm terang dan di dlm dia ada penyesatan
Namun D br S istri korban ,tdk ambil diam.,akan menyusun.persiapan dgn jlan kaki sekalipun mereka menaiki mobil mewah,ksus ini kita tingktkn ke satgas mafia hukum,untuk mendapatkn berkeadilan sejati,baik di sie propam setempat ,
(( terbukti sesuatu yg janggal ,pasti ada ,sesuatunya dan ternyata betul,uang pernah di minta ,namu di tolak setelah prarekontruksi ,tutur D br S dgn menangis pada awak medya ,sambil menata putranya di polres TS
Msig banyak kejanggalan dan aneh dlm ksus ini,
Hmpir warga tdk percaya pd penyidik,sekalipun banysk lg penyidik yg baik imannya,dan pemikiran nya,seperti pikiran bp Hutabarat oknum pemeriksaan awal
Hingga berita ini terkirim ,blum ada hak jawab oknum,tdk aktif
Mari kita ikuti perkmbangan ksus ini
Harian RI pemersatu bangsa dan ikut mncerdaskan.rakyat



Tidak ada komentar:
Posting Komentar