Masih sskit dan opnsme,sulit pengobatan yangnya,dan obatnya tdk bakal dapatan, jika kebohongan dilestarikan dari jumlah ,bukan dari kwalitas dan kwantitas ,objektif dan dubjektif
Negeri ini,kebutuhan cukup rentan dgn kasus per kasus yg menyangkut perekonomian rakyat,akibat dari kemiskunan dan pembodohan,didesak rakus nafsu kejahatan ekonomi sama rata ,sementara pengelola Keuangan penguasa,dari penyelenggara negara ,pemerintah pun hanya lips servise kata kata hiburan yg selalu dijual di pasaran ,di mata rakyat
""pemerintah yang Bersih dan Ber wibawa""
Cukup manis,dan indah di dengar telinga ,publik menjadi seolah stress tdk dapat :Di dengar dan Di ingat,memberikan kewajiban nya penguasa terhadap rakyatnya,jutaan aturan dan peraturan di sembunyikan,secara sadar,atau tdk sadar,mereka mereka lah yg mendahulunya segala bentuk akal akalan,tipuan pd manusia yg normal,publik tdk terbatas dlm akal pikiran sehatnya
Kondisi hari dlm hangatnya jualan dlm Tahun politik ,adu gaya,taktik biar banyak meraih suara dlm proses ini rakyat dikejar ,dgn gimbal rayuan nya,
Hubungan tugas dlm pkerjaan sudah diikat dgn sumpah ,dan dlm hak nya sebagai insan ciptaan Tuhan ,yg memiliki kepercayaan agamanya,seolah hilang nya,sifat kesuciannya,ke Esa annya,
Untuk menjawab kondusi hari ini rasanya ,tdk ada jawaban untuk menghadapi di zaman mwdsos yg gilagilaan ini,""Raja Edit Mengolah,tukar tambah,mengurangi dan menambahkn ,seolah tidK palsu,kepalsuan,tdk benar ""
Tuham sedang Menangis melihat ciptaannya,dan rasa kesal,cukup bebas apa kehendaknya,di inginkan yNg berdangdut ,dangdutan ,bebas sekali ,berpesta diri,lupa diri,hanya mmpertahankn harga diri,namun di mata Tuhan tdk ada harga diri,lupa akan masa depan kematian,di bawah tanah ,wajah dipercantik,pakai segala,rakyat ikut ikutan ,terpengaruh kondisi zaman ini,org miskin hanya meratapi pnderitaan dari siksaN memiskin dari Sang pengabdi ,
Tinggal beberapa hitungan waktu,pesta terlaksana,setan setan sedang gentayanan ke mana mana mengembangkan mautny,dari kebenaran ,kesucian Negara ,Jangan salah memilih
Karakter pemimpin pemimpin,penguasa,hak rakyat dipasung,di kekang ,
Masa di sebutkan ::Undang Undang nya yang salah, rakyat bingung melihat ke intelektualitas, para ilmuan,dan tingkat kesarjanaan memiliki predikat ,tp masih kecolongan ,kebenaran,digelapkn ,disembunyikan
Publik sebutkn ::Rakyat jangan salah pilih,jangan salah pilih,oknum nya yg iblis,bukan undang undangnya
Meniru iman ,Mika 7,2-4 ,baca,renungkn dan hayati ,solusiny Obat yg diwaspd i,dicermati otak,jiwa tanpa restu Tuhan,secara jujur tanda tanda itu sedikit dimana mana,sudah di munculkn untuk kmbali kpada yg benar,suci ,mahalny Manusia itu di jadikan dan di ciptakan sang pencipta,
Hhkum demokrasi ,beekeadilan hrus di tegakkan ,
Sekalipun satu orang menyatakan yg benae,bkn justru karena jumlah
Koalusi merugikan rakyat ,sidang on line merugikan terdakwa ,
Merajale mafia mafia dari segala kejahatan yg ber kolaborasi ,mmbentuk jmbatan intrumen hukum,untuk memanufuler waktu dan keadaan ,sesat dan penuh topengan kebijakan
Tdk dapat di pungkiri dari KENYATAAN DAN NYATA,SERTA IDENTIK DARI HASIL JUAL BELI IKLAN KEPALSUAN,KEBOHONGAN
Banyak paham paham,menjadikan sengketa pikiran pikiran pengadu kekuasaan yg merugikan rakyat menengah ke bawah
Jika ada kesepakatan kumpulan hati ,jiwa dari otak,kesepakatan seluruh nelayan,buruh dan tani ,
Pasti pihaknya dapat menjadi pemegang juara,tapi prakteknya jauh dari harapan yang suci
Pada umumnya,rata rata manusia hanya melihat kulitnya,tanpa kwalitas isi
Celakanya di situ letak kelemahan ,duluan di pisah pisah kmudian di satukan ,politik prakteknya
Bungkusnya gudang garam ,tapi isinya,tembakau,sedang gudang dan pabrik berbeda beda,
Ingat pesan moral
Alar dari segala kejahatan ,adalah yg mencintai uang
Uang jd wanipiro,bkn kwalitas dan kwantitas,Wani pironya pengaruh merusak sendi sendi kehidupan ,ujar Horas Situmorang ,dari Horas Batak Na uli ,Samosir (Labasari )
Tuhan Memberkati !!!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar