WAKO Batam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Contoh di Rempang
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    WAKO Batam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Contoh di Rempang

    Dimas ( Redaksi )
    10 Januari 2024, 1/10/2024 07:57:00 PM WIB Last Updated 2024-01-10T12:57:08Z

     



    Batam_Harian-RI.com - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam dan Kepulauan Riau (Kepri), meletakkan batu pertama pembangunan rumah contoh kawasan pemukiman di Tanjungbanun, Kecamatan Galang, Pulau Rempang pada Rabu (10/1/2024).


    Pembangunan kawasan permukiman ini ditujukan untuk warga yang terdampak pembangunan Kawasan Rempang Eco-City.


    "Pembangunan ini merupakan tahap pertama dalam pembangunan kawasan pemukiman warga yang akan dilaksanakan di Tanjung Banun, sebanyak 961 unit rumah," ujar HMR.


    Wali Kota Batam ini mengatakan, pembangunan kawasan pemukiman sebagai usaha pemerintah memberikan solusin terbaik pada masyarakat Rempang yang menjadi bagian dari Pembangunan Kawasan Rempang Eco-City


    “Rumah Contoh akan segera kita bangun, inilah tanda bukti bahwa Pemerintah Pusat sampai daerah, serius dalam pelaksanaan pergeseran Ibu, Bapak sekalian yang ada tinggal di Pulau Rempang ini," ujar HMR di hadapan warga.


    Untuk diketahui, pemerintah menargetkan pembangunan rumah contoh dapat diselesaikan dalam waktu 2,5 bulan. Setelah itu akan dilanjutkan pada pembangunan rumah-rumah lainnya sebanyak 961 unit, yang saat ini masih dalam proses perizinan.


    Selain pembangunan pemukiman warga, pemerintah turut menegaskan akan bertanggung jawab pada pembangunan fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), sekolah, rumah ibadah, kantor pelayanan hingga sarana olahraga.


    "Kami berharap, pembangunan fasilitas itu dapat membantu kebutuhan dan keberlangsungan hidup masyarakat warga Rempang," katanya.


    Ia juga mengatakan, Pulau Rempang telah terhubung dengan pulau Batam sejak Tahun 1995, namun selama ini fungsinya hanya sebagai jalur lalu lintas masyarakat. Secara ekonomi, pulau Rempang juga masih perlu dikembangkan dan ditingkatkan kembali.


    "Maka dari itu, dengan adanya Pembangunan Kawasan Rempang Eco-City diharapkan dapat menjadi wajah baru dan mampu meningkatkan kualitas ekonomi daerah serta menyongsong Kota Batam menuju Kota Baru," tutupnya. (Nursalim Turatea).

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • WAKO Batam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Contoh di Rempang

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer