Relaksasi Kredit BSI di Gayo Lues Dipersoalkan: Penundaan Cicilan atau Akad Baru?
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Relaksasi Kredit BSI di Gayo Lues Dipersoalkan: Penundaan Cicilan atau Akad Baru?

    Dimas ( Redaksi )
    26 Februari 2026, 2/26/2026 07:28:00 AM WIB Last Updated 2026-02-26T00:28:36Z

     



    GAYO LUES _Harian-RI.com

    Sejumlah ASN vertikal di Gayo Lues mengeluhkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan pascabencana dari Bank Syariah Indonesia. Mereka mengaku penundaan cicilan tiga bulan justru diarahkan menjadi akad pembiayaan baru yang berdampak pada kenaikan cicilan akibat tambahan margin dan perpanjangan tenor.


    Keluhan ini kontras dengan implementasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah yang disebut telah menerapkan grace period tanpa penambahan beban. ASN menilai skema tersebut perlu transparansi karena dikhawatirkan tidak sejalan dengan kebijakan relaksasi korban bencana.


    Menanggapi polemik, pihak Bank Syariah Indonesia KCP Blangkejeren menyatakan restrukturisasi dilakukan sesuai SOP dan prinsip syariah tanpa penambahan margin, serta meminta nasabah berkonsultasi langsung ke kantor cabang.


    Publik kini menunggu penjelasan rinci terkait perbedaan implementasi kebijakan relaksasi di tiap cabang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah pemulihan ekonomi pascabencana.


    https://www.timelinesinews.com/2026/02/instruksi-bupati-gayo-lues-diabaikan-asn-vertikal-vertikal-tuduh-relaksasi-kredit-bsi-berubah-jadi-utang-baru-berbunga/



    #RelaksasiBSI #PolemikKredit #ASNMenjerit #GayoLues #RestrukturisasiPembiayaan #TransparansiBank #InvestigasiKeuangan #fyp #viral

    @sorotan @semuaorang @pengikut

    @penggemar berat @semuapengikut

    #sorotan @penggemar berat

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Relaksasi Kredit BSI di Gayo Lues Dipersoalkan: Penundaan Cicilan atau Akad Baru?

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer