Meulaboh_Harian-RI.com
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan kajian teknis terhadap rencana pembangunan kolam retensi di Kabupaten Aceh Barat. Proyek ini diusulkan pemerintah daerah sebagai solusi untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di kawasan permukiman dan pusat kota.
Pelaksana Tugas Sekda Aceh Barat, Kurdi, mengatakan bahwa saat ini desain pembangunan masih dalam tahap evaluasi oleh tim teknis dari Balai Teknik Pantai Yogyakarta dan Balai Teknik Sungai di Solo.
“Setelah mendapatkan hasil review desain, diharapkan pembangunan kolam retensi bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan kolam retensi membutuhkan perencanaan matang karena harus menyesuaikan dengan kondisi wilayah pesisir. Proyek ini dirancang menggunakan material khusus dengan panjang struktur sekitar 500 meter di masing-masing sisi.
Pemerintah pusat sendiri memberikan waktu hingga April 2026 untuk penyelesaian kajian teknis tersebut. Namun, pemerintah daerah berharap proses ini bisa selesai lebih cepat agar pembangunan dapat segera dimulai.
Jika terealisasi, kolam retensi ini diharapkan mampu mengurangi genangan banjir tahunan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Aceh Barat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar