BANDA ACEH_Harian-RI.com
Pimpinan Majelis Zikrullah Aceh (MZA), Syekh Samunzir Bin Husein, menyampaikan permohonan dan pesan yang mendalam kepada Mualem, semoga senantiasa dalam keadaan sehat walafiat dalam masa peristirahatannya.
Syekh Muda menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh atas rasa cinta Mualem kepada para ulama, yang telah bersama-sama mendukung lahirnya Visi Misi Aceh Islami, Maju, Bermartabat dan Berkelanjutan.
Kepada Mualem, Syekh Samunzir memohonkan pula kemaafan sedalam-dalamnya, sejalan dengan permohonan maaf yang telah disampaikan. Beliau mengingatkan, setiap pemimpin hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari keterbatasan. Oleh sebab itu, jauh sebelum masa kampanye, semangat "Aceh Maju Ngon Meuseuraya" — Aceh maju bersama-sama — telah digaungkan, dan semangat itulah yang harus terus dihidupkan bersama.
Syekh Muda memohonkan kepada Mualem, para pemimpin, ulama, dan seluruh rakyat Aceh: "Marilah kita bangun Aceh yang kita cintai ini bersama-sama, dengan bergotong royong, dan bersatu dalam Kalimah Allah." Sebab itulah budaya luhur yang telah lama hilang dari diri bangsa Muslim Aceh, dan harus kita hidupkan kembali.
Menghadapi berbagai tantangan ke depan, Syekh Samunzir mengajak semua pihak menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang mampu menyelesaikan segala urusan sendirian. Diperlukan kebersamaan, saling memaafkan, dan bahu-membahu antar seluruh elemen masyarakat, bersatu di atas Kalimah Allah, agar segala langkah yang kita ambil mendapat ridha-Nya. Hanya dengan bersatu dalam keimanan dan ketakwaan, kita dapat mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan, demi kesejahteraan seluruh anak bangsa di tanah Serambi Mekkah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar