Air Susu di balas dengan air Tuba dan Api di sangka Emas, Kondisi saat ini sudah mau turun Hujan dan Angin puting beliung
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Air Susu di balas dengan air Tuba dan Api di sangka Emas, Kondisi saat ini sudah mau turun Hujan dan Angin puting beliung

    Dimas ( Redaksi )
    25 Agustus 2023, 8/25/2023 06:08:00 PM WIB Last Updated 2023-08-25T11:22:50Z



    Rakyat Kemana berlindung, semua pemegang pemegang pedang sudah tidak empati lagi mengelilingi Noda Hitam catatan 


    Masyarakat menampak wajahnya dengan agak amarah, Apa yang didapat di kutip dari penglihatan dan pendengaran, serta yang dirasakan???

    Apa,,,,, ???


    Rakyat kuatir akan turun hujan dicampur angin puting beliung, Kemana untuk menghindari malapetaka itu besar besaran dlm dugaan miring negatif tingginya dan fakta keluhan rakyat tidak pernah mulus di terima dari pemangku pemangku jubah sumpah jabatannya.


    Rakyat pinggiran pelosok desa yang masih hidup digaris kemiskinan, masih terpikirkan kah itu oleh mereka mereka??

    Tidak tertutup kemungkinan tanda curah hujan sudah menunjukkan, Pokoknya marah lah rakyat.

    Membalas susu dengan air Tuba dan pak lurah serta kroninya masih tetap dalam pikiran prinsip mereka, masih menganggap Emas padahal sudah Api

    Api semakin menyulut pro dan kontra, masih mampu kah satpol PP mengawasinya, menundanya??

    Jutaan penduduk dari sabang sampai merauke, dimana mana bermasalah mempersoalkan kejujuran dengan kebohongan, rakyat sudah mencatat,hanya gara gara ragu tidak percaya, harus stanfas pihak pemegang hukum sekitar ribuan dan hancur, rusak lah dan menuggu kematian jutaan warga hanya ribuan penguasa.

    Takdir kah ini atau suratan tangan indonesia???


    Jika buah mentah belum masak tampuknya busuk pasti jatuh apalagi buah yang mongkol pasti jatuh sebelum matang dan sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga (Kata orang tua tua pendahulu dari kita), Ujar Bp Pendy dari pengalaman hidupnya menyatakan pada awak media 26/8/23 baru baru ditempat nya Tugas disalah satu kota

    Jujur kita,tambah Bp Pendy secara panjang lebar mengutarakan dari kulitnya tanpa membuka isinya buah kelapa itu, rupanya di dalam buah kelapa yg siap di kupas kulitnya dan di belah ada tersimpan sebuah Mutiara dan bahan itu sangat banyak ingin mengikat menyimpan mutiaranya.

    Namun di dua sisi lain catatan demokrasi itu membuat membuka intinya, sehingga seisi mutiara itu dibedah bedah

    Jujur saja kita berbicara dengan ikhlas tanpa ongkos

    Sudah rawan cukup rawan dan rekayasa ini,npuncak pemegang kuasa, pilot nya mulai menampakkan kebolehan kekuasaan pada rakyatnya

    Rebutan merebut mutiara itu awal dan akhir buah semangka ditanam di desa ,buah nya dinikmati sampai ke segala penjuru 

    Tandasnya dengan penuh semestinya untuk menanamkan ke generasi muda sebagai anak bangsa dan untuk mampu memperbaiki desanya ke depan

    Agar ancaman bahaya terlepas dari rakyat awam rakyat miskin (Petani, buruh dan nelayan) Hak politik nya dari akal sehat hampir nyaris di belenggu dengan cara memasung 

    Hal hal seperti inikita rakyat harus cepat tanggap cukup rawan tanah, rawan suap sogok menyogok, rawan hukum, rawan politik  rawan narkoba rawan dan ini sudah terjadi

    Yang perlu bagaimana ke depannya???

    Harus pro rakyat , pikiran dlm situasi hari ini , dipaksa kita banyak membuat ramuan ramuan obat mujarab ,kondisi ini tidak mencerminkan lagi kehidupan sebagai negeri hukum yang penh jutaan undang undang pp dan inpres kepres semua sudah tidak layak lagi di pertahankan oleh rakusnya dan buta mata dan telinga tidak  berfungsi untuk rakyat,hanya memihak produk penguasa Lagi penhujung pernyataan inisebagai orang tua.


    Meninggalkan pesan pesan kepada ksum generasi muda,penerus anak bangsa ,120 thn lg dimana cucu kita ? Logika pendek saja 78 thn + 120 thn=198+ 2023=thn 2213 lah,atau hrus 12 orang lagi silih berganti lurah nya,blum lg kroninya

    Pertanyaan :Sepaham kah lurah yg akan melanjutkn proyek memperkaya hutang rakyat ini??

    Atau 90 thn ,boleh hutang itu dibayarkan?

    Masalah ini bukan masalah biasa ,penipuan biasa bukan ini nasional

    Bisa saja benarnya salah di pihak lain,bisa saja salahya  tidak benaran

    Seme tsra tanah desa cukup kaya raya,namun rakyatnya melarat

    Tak usah dulu kita bnding banding desa lain, ini ditambah lg ksus kasus lain yg juga rawan dan sdah terungkap,bhkn sdah di tahan 

    Semua untuk satu ,satu untuk semua

    Hingga pndapat ini diuraikan dan dikirimkan ke meja redaksi

    Pesan ini,sepele tak perlu galau,namun rakyat miskin,rakyat jelata ,rakyat susah ,di rawani kotak pengkotikan pecah belah seolah tdk berbudaya Adat dan Agama ,dirasa oleh orang desa

    Sebagai anak bangsa,generasi penerus,

    Semangat terus,jangan lelah,jangan lg rakyat ada menderita ,

    Mari kita saling berdoa kpada Tuhan yg maha Esa,

    Agar di berikan petunjuk untuk cinta perdamaian

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Air Susu di balas dengan air Tuba dan Api di sangka Emas, Kondisi saat ini sudah mau turun Hujan dan Angin puting beliung

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer