Memang sangat sulit dan mahal keadilan itu dipihak pencari keadilan sejati ,dgn menempuh jalan lama dan cukup proses
Pihak korban mengaku terzolimi keluarganya,dgn menyembunyikan dan menggelapkn hak pewaris Vera putri dari alm Albertus simajuntak dgn istriya Donna Rustiani br Batubara,di desa ujung padang ,Aek natas,labura
Ibu kandung nya,mmbeberkn pengalaman hidupnya semasa dlm rumah tangga msih acoor,dan baik ,pisah kawin dan manta,atau eks suaminya sudah alm Vera dsri hasil perkawinan dgn tatacara agama Katholik di desa Pon ,sei rampah
Sepanjang ingatan dan pengetahuan Donna R br Batubara,
Pernah orabg tua alm suami ,bp Vera ,neneknya op Vera simanjuntak
Memesankan dan menyatakan kepada kami (Suami istri) pesan itu akan membagi dua harta gono gini setapak rumah dan tdk boleh diperjualkn belikan demi masa depan keturunan kelak ,ujar ibu kndung vera kpada awak medya baru baru ini 7/9/23 di rumahnya,serta di depan oleh kadusnya bermarga Manik,bahkn secara tertulis,ujar sumber
Kita akui dahulu thn 2009 ksus ini pernah timbul kepermukaan dlm ranah hukum pemalsuan tanda tangan ,tambah korban sebelumnya
Namun waktu itu sampai diadakan perdamaian
Namun terakhir akhir ini,dugaan kuat ada semacam penyimpangan meggelapkn kedudukan hak sipil oewaris dari albertus,dgn vera putriya ,menambahkn pd awak medya ,dgn cara itu meghilagi docomet surat surat tanah atas nama op vera simanjuntak dan menikmatinya,dgn cara mebyewakn rmah gono gini peninggalan sedang bapak dua bersaudara dan putri nya( boru dari op vera
Tdk sampai disitu saja ,tanah bagian oppu panggori juga hbis ,dan tinggal 5 rante dari 10 rante,5 rante diambil dan dihasilkn gantirugi dari pasar tol desa pon
Ini juga termasuk waktu itu dterangk op vera simnjuntak di depan putranya bp vera ,meniru pernyataan ibu kndung vera
Hingga berita ini dikirimkn ke meja redaksi,blum ada tanggapan ,tdk aktif telpon nya dari bp udanya vera di desa pon
Nampak dlm gmbar ,ibu kadung sedang mmbaca dan menada tangani pernyataan dimaksud diluar persidangan atau tdk menghalabg halang i
Mari kita ikuti lnjuta prkmbangan ksus yg menimpa korban vera



Tidak ada komentar:
Posting Komentar