Batam_Harian-RI.com
Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan persatuan di kota ini.
Menurutnya, kerja sama yang maksimal antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting keberhasilan pembangunan daerah.
Termasuk dalam merealisasikan pengembangan Kawasan Rempang sebagai Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah menjaga situasi kondusif Kota Batam. Ini semua demi kepentingan umum," jelasnya di Mapolresta Barelang, Minggu (10/9/2023) malam.
HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini, juga mengapresiasi kebijaksanaan Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi Nugroho Tri Nuryanto, yang telah memberikan penangguhan penahanan terhadap delapan warga Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam.
Menurutnya, penangguhan penahanan pada warga yang telah berstatus tersangka tersebut merupakan keputusan tepat.
"Saya berterima kasih kepada Kapolresta Barelang yang telah mengabulkan permintaan penangguhan penahanan terhadap warga saya di Rempang," ujarnya.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀 𝗖𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗼𝗹𝘂𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝘀𝗼𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗺𝗽𝗮𝗻𝗴
HMR pun berkomitmen untuk segera mendudukkan permasalahan Rempang. Baik di tataran pemerintah ataupun masyarakat. Sehingga, permasalahan yang ada, dapat terselesaikan dan menghasilkan solusi terbaik.
"Kami ingin permasalahan Rempang segera selesai. Pengembangan Rempang adalah Program Strategis Nasional. Ini prioritas pemerintah pusat dan kami di daerah harus menyelesaikannya. Saya berharap, program ini bisa diselesaikan bersama-sama," pungkasnya.
Sementara, Kapolresta Barelang Nugroho Tri Nuryanto, menyambut baik permintaan penangguhan penahanan tersebut.
Nugroho pun mengimbau agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan berita hoaks yang tersebar di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Khususnya yang menyiarkan informasi simpang siur perihal pengembangan Kawasan Rempang.
"Penangguhan penahanan yang diminta akan kami kabulkan. Perlu saya sampaikan agar masyarakat Kota Batam tidak terprovokasi dengan berita hoaks. Mari sama-sama ciptakan situasi kondusif," tegasnya. (Nursalim Turatea).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar