Mahasiswa Farmasi USK Konservasi Tanaman Rimpang di Desa Lamapeng untuk Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Mahasiswa Farmasi USK Konservasi Tanaman Rimpang di Desa Lamapeng untuk Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile

    Dimas ( Redaksi )
    19 September 2023, 9/19/2023 05:16:00 PM WIB Last Updated 2023-09-19T10:16:01Z



    Harian-RI.com

    Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Syiah Kuala (HIMAFAR USK) telah menyelengarakan beberapa rangkaian acara pengabdian Masyarakat dalam rangka Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) di Desa Lamapeng Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar. HIMAFAR USK pada kegiatan tersebut mengusung Topik “Konservasi Tanaman Rimpang Sebagai Alternatif Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile di Desa Lamapeng Kecamatan Seulimuen Kabupaten Aceh Besar” Rangkaian kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak bulan Agustus lalu dengan rangkaian acara pertama yaitu Pembukaan dan Sosialisasi Kegiatan Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) HIMAFAR USK. 


    Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Dosen Farmasi USK sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PPK Ormawa HIMAFAR USK ,Dr.rer.nat. Khairan, S.Si., M.Si , Ketua PPK Ormawa HIMAFAR USK, Fathia Fikrina beserta jajaran dan diikuti oleh masyarakat Desa Lamapeng khususnya para tokoh Masyarakat dan Kelompok Masyarakat yang tergabung serta aktif pada kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan. Kegiatan ini berfokus pada pengkonservasian tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan ini dimulai dengan Pengkonsevasian TOGA yang terdapat dari sekitar desa tersebut pada beberapa bidang tanah dan kemudian hasil dari konservasi tersebut ialah akan di olah menjadi kapsul jamu sehat di rumah produksi yang akan langsung dipromosikan melalui media digital. Kemudian Masyarakat akan diberikan beberapa pembekalan diantara pembekalan promosi produk, pembekalan Aplikasi, pembekalan Produksi, dan juga pembekalan Konservasi tanaman Obat Keluarga (TOGA).


    PPK Ormawa sendiri merupakan program hibah yang diberikan oleh Kementerian Pendididkan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada Ormawa di universitas dalam rangka penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Pada PPK Ormawa tahun ini, HIMAFAR USK mendapatkan hibah dari Kemendikbudristek tersebut.


    Geuchiek Gampong Lamapeng Bapak Syamsul Bahri melalui beberapa diskusi menyampaikan harapannya agar Kegitaan ini dapat berjalan lancar dan Sukses “Saya berharap semoga kegiatan yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan lancar hingga nanti dan saya mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah memlih desa lamapeng ini sebagai desa binaan dan Semoga setelah kegiatan ini selesai masyarakat dapat melaksaankannya dengan mandiri dan menghasilkan sebuah produk unggulan Gampong “.


    Sementara itu, Dr.rer.nat. Khairan, S.Si., M.Si., selaku dosen pembimbing juga menyampaikan terima kasih nya kepada semua aparatur desa yang telah menerima tim untuk menjadikan Lamapeng sebagai desa konservasi TOGA dan beliau menyampaikan alasan dari pemilihan desa ini didasarkan oleh banyaknya tanaman toga yang tumbuh begitu saja tanpa ada pengolahan lanjut dan desa ini juga terkenal akan kesuburan tanahnya. 


    Dalam kesempatan Bapak Khairan juga menyampaikan bahwa semoga program ini dapat menjadikan desa Lamapeng menjadi sentra desa produksi tanaman TOGA khususnya tanaman rimpang-rimpangan seperti kunyit, lengkuas, jahe, kencur, dan temu lawak. Dalam program PKK Ormawa tahun ini, HIMAFAR juga membuat rumah produksi, dimana di dalam rumah produksi tersebut, akan di produksi produk sediaan farmasi dalam bentuk sediaan kapsul jamu tanaman rimpang, sehingga kapsul yang berisi tanaman obat dapat digunakan oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan stamina. Bapak Khairan juga berharap dalam kegiatan ini Desa Lamapeng akan menjadi centra produksi produk kapsul jamu khusunya tanaman rimpang-rimpangan di Aceh Besar. Melalui program ini PKK Ormawa HIMAFAR USK juga memperkenalkan aplikasi mobile untuk menunjang promosi Desa Lamapeng sebagai desa produksi tanaman TOGA. Harapan lain kami harapkan adalah, melalui program PKM Ormawa Universitas Syiah Kuala agar masyarakat Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem agar tidak lagi menanam ganja dan beralih ke tanaman produktif lainnya seperti harapan yang telah disampaikan beberapa hari yang lalu oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto. 


    *Keterangan Foto:* Kegiatan sosialisasi Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) di Desa Lamapeng Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar. HIMAFAR USK dengan tema “Konservasi Tanaman Rimpang Sebagai Alternatif Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile di Desa Lamapeng Kecamatan Seulimuen Kabupaten Aceh Besar”

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Mahasiswa Farmasi USK Konservasi Tanaman Rimpang di Desa Lamapeng untuk Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer