BATU BARA_Harian-RI.com - Anggota Komisi III DPRD Fraksi Golkar, Rizky Aryeta, menolak Pinjaman yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara sebesar 25 Milyar ke Bank Sumut.
Penolakan ini kata Rizky, hanya untuk menyelamatkan masyarakat Batu Bara dari Hutang. Hal ini di beberkan nya kepada Publik saat menyambut massa aksi Demo BEM-PBB depan Kantor DPRD Kabupaten Batu Bara Pada Senin 04 September 2023 siang.
Masih dihadapan massa aksi dan puluhan awak Media dari berbagai media tv, cetak dan Online, Rizky menyampaikan permohonan maafnya, dikatakan nya dia mendukung sepenuhnya kepemimpinan Bupati Batu Bara Zahir dan pembangunan sepanjang sesuai peraturan Undng-undang yang berlaku.
"Kalau saya sebelumnya ada ribut-ribut, kawan - kawan inilah yang saya lindungi, supaya nanti di DPRD melaksanakan perundang - undangan yang berlaku, "terangnya.
Saya mendukung sepenuhnya semua Pembangunan yang ada di Batu Bara yang dibuat Bupati Batu Bara Zahir sepanjang sesuai regulasi dan aturan perundang - undangan. "Namun jika ada masyarakat meminta saya untuk bungkam, saya akan siap akan diam,"tegasnya.
Penolakan Pinjaman sesuai dengan peraturan perundang - undangan tentang Pinjaman Daerah (NPP) 56 Tahun 2018 dan banyak lagi Peraturan dan perundang - undangan yang lain, tambahnya.
Masih disaat menyambut massa aksi (BEM-PBB) Barisan Emak-Emak Mendukung Pembangunan Batu Bara, didepan Kantor DPRD Batu Bara, Ketua DPRD, M. Safi'i , menyampaikan, seluruh produk hukum daerah berkaitan dengan hajat hidup orang banyak., contoh seperti Perkab tentang APBD dalam bentuk aplikasinya pembangunan Kabupaten Batu Bara itu adalah produk hukum bersama antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
"Kami DPRD sudah membuktikan kalau kami mendukung sepenuhnya program-program Pemerintahan hari ini, kalau ini bersinggungan dengan personal kami ini Lembaga, ini menunjukan hal yang tak baik, "tutup Ketua DPRD Batu Bara.
(Amin)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar