Sumut_Harian-RI.com
Perlu kah pemerintah membangun fisik sekolah kejujuran dan Keadilan??
Perlu kah ???
Sekolah apa yang dan jurusan apa selama ini sudah di bangun oleh pihak pemerintah pusat, mulai dari sekolah pendidikan guru(SPG,SGO) berubah dan di tutup sekolah SPG,SGO sekolah tingkat atas sederajat SLTA , SMU, SMK, banyak lagi nama nama sekolah yang di rombak, dalam contoh lain dalam perkuliahan fakultas mahasiswa di kurikulumnya terdapat plonco dan membuat menyusun skripsi ,untuk dapat memenuhi ke tingkat Dwisuda oleh pihak pihak di Perguruan tinggi, yang mengelolanya oleh Dosen dosen ,seperti peristiwa perobahan sebahagian kurikulum dan sebutan nama titel saat ini tidak ada lagi sebutan Doctor Andus, Sarjana muda hukum,dan Bacelor of art(BBA) sudah lenyap begitu perobahan belum lagi mata mata pelajar ilmu ukur dan Alzabar ,sekarang IPA atau IPS,Matematika,masih banyak lagi nama perobahan nama sekolah dan baik kurikulumnya.
Informasi ini untuk pemerintah, bukan untuk tenaga pengajar (Pendidik)
Namun dari contoh sederhana ini, menurut orang awam, rakyat pun itu belajar, dampak dari perombakan itu
Timbul pertanyaan publik:
""Apa kah perobahan nama sekolah pendidikan itu baik kurikulumnya,tidak suatu kejahatan kebijakan publik??
Kita akui ,secara fakta dan bukti atas peristiwa peistiwa yg sudah memanifuler waktu dan keadaan ,
Informasi ini bisa saja bkn pusat PR,oleh pihak penguasa,dianggap tdk bermasalah dan tdk berdampak buruk,justru zaman kemajuan meninggalkn manusia,setiap zaman dan waktu ke waktu,terus menelan dampak kerugian objektif,dan kerugian subjektif oleh rakyat bisa saja warga,masyarakat menengah ke bawah
Timbulnya pertanyaan mengutip peristiwa jalan pikiran penguasa yang cukup berdampak negatif tinggi merugi di alami oleh rakyat
Zaman saat ini zaman edit, bisa seolah asli namun palsu,kepalsuan itu sudah lama berserakan di tengah tengah masyarakat luas, kesalnya !!!
Negeri ini sudah memiliki ahli,tukang edit UU ,dlm merekayasa ,suatu contoh sederhana saja : meningkat (Singkat) tetap dipergunakan insan manusia untuk mengoropsi kata kata dari sebuah kalimat selalu menyingkat memanifuler arti dan makna sejatinya !!!
"" jangan kan banyak salah jurus,salah jalan pun leboh besar pengikutnya di karenakan salah. jurus tidak membidangi tidak ahlinya
Sekolah kejujuran itu sekolah keadilan itu satu dari satu kesatuan.serta merta dari mata kuliah ,mata pelajaran.:Mmbidangi pendidikan.undang undang ,kita juga akui secara formalitas sudah ada sekolah kejujuran yakni :Sekolah guru agama (Theologi) sudah merupakan sekolah kejujuran,namun.maksud penulis ,masyarakat jelas nya khusus sekolah :Kejujuran dan Keadilan
Perlunya sekolah kejujuran ini ,sangat di butuhkan sekali di bentuk,dibangun sekolsh kejujuram dan keadilan dgn.mata pelajaran segala undang undang,
Selama ini warga sudah menerima,melihat ,merasakan pengetahuan.formal
Dan.saat ini sekolah di bentuk bidang kurikulum sarjana hukum,sebaiknya sekolah undang undang,hrus dipaksakan itu hrus di masuki oleh siswa siswa ,"Wajib"
Segala peristiwa yg terjadi permasalah dihadapi masyarakat adalah semua ber muara ke undang undang,(hukum adar,dan hukum Agama,dan hukum.Negara)
Justru tidak jujur,maka tidak adil
Jika sudah adil sudah jujur,dlm arti jujur dan adil,para pihak juri,wasitnya memahami cara penyelesaian nya ,mau mendengar dan.mau hidup mata bathin nya,mata rohani nya
Seiring dgn kemajuan globalisasi zaman gila gilaan ini,sering rakyat merasakan.:informasi terbuka namun.sebaliknya tertutup pd kpntingan warga publik masyarakat luas,sungguh tertutup bkn terbuka,seolah hanya hak.miliknya,milik neneknya tdk boleh di lihat dinikmati warga,masyarakat
Seiring dgn itu pula sekolah kejujuran dan keadilan ,berarti ada pengadilan.,ada pengadilan sendiri sendiri ,sederhana saja pengadilan.agama,pengadilan militer,pengadilan.ekonomi msih satu atap di pengadilan
Pengadilan konsumen juga
==pelajaran terbesar dlm hidup ini adalah mengetahui bahwa orang bodoh pun kadang kala dapat melakukan yg benar,sementara org pintar sudah suatu jaminan atas sumpahnya? ==
Berangkat dari sekolah kejujuran dan.keadilan di bentuk
Tdk bisa hanya hukuman mati saja sulit dan jarang di eksekusi ,pelaksanaan jarang di ketahui wsrga,masyarakat justru tdk jujur,alias main mata dgn.penghianat iblis ,sesat dan sesaat ,
Andai kata setiap murid,siswa,atau mahasisws di wajibkn msuk ke sekolah kejujuran dan keadilan
Dlm fenomena kehidupan.penulis pernah mendengar kantin kejujuran,tanpa dijaga,ambil sendiri makanan minuman,atau dgn cara computerisasi juga yg di otaki manusia sendiri hanya mengurangi tenaga kerja saja
Zaman semakin.meningkat zaman kejahatan.pun juga lbh meningkat krn berkolaborasi sekolkol ,sebahat
((Kejahatan itu perlu diketahui ,tapi bkn untuk di tiru,dan bgaimana mmbrantasnya?))
Darah daging dan sudah kebiasaab buruk,sebutan laris dari penguasa sebut :Reformasi mental,ini juga jalan di tempat ,mundur malalahan
Sederhana saja penulis pernah desak pihak penguasa di kbupaten samosir agar di bentuk perda ,mmbentuk desa adat di samosir,
Masyarakat adat samosir sdah gbungan beberapa etnis dan menguasa tanah lewat BPN
Hmpir hmpir 85 persen. Rakyarnya hrus ke pengadilan dlm ksus sengketa tanah termasuk hak ulayat mana ini kabur sama sekali,
Reformasi mental jelas tdk diterima oknum ASn fungsi PPNS tdk jalan juga
Menggugat pikiran penguasa versi rakyat ,analogis ini tdk pernah terpikirkan oleh penguasa ,yg sering ada terpikirkn kuasa kekuasaan lama sambil menumpuk harta kekayaan dari sumur sumur ekonomi yg di kuasanya,
Kejahatan korupsi merajalela,kejahatan bntuk lainnya,narkoba,pmbunuhan ,semakin empuk di mata pnjahat ,justru ayam.msih mau mkan butir butir jagung ,
Sangat menjengkel kn di mata masyarakat para pihak pnjahat korupsi tidak ada malunya,bhkn berani lg di muka layar mmbuat : tangan cap jempol ,tdk malu kan !!
Artinya dlm bahasa lisan bisunya: mampus kamu disitu,kalian nol besar,sangkin tdk malu dan.bangga !!!
Sekapur sirih ini dari penulis,menjawab apa yg di alami kondisi hari ini,dan masa lampau ,pengalaman masyarakat,tdk ber fungsi nya iman,ajaran agama,dlm anak buah PPNS,Inspetorad untuk mmbangun ikut SDM ,hanya menambah beban rakyat sendiri
Peleburan instansi lain misalnya kenapa bisa di lebur mnjadi satu,sementara ,apa salahnya di bntukndan di jadikan :Sekolah kejujuran dan Keadilan
Knpa tdk bisa??
Medya Harian RI pemersatu satu bangsa,dan ikut mencerdaskan.rakyat,
NKRI ,salam Damai menuju Ke arah kemajuan moral ,!!
Saat ini jumlah yg di berlakukan,bkn kwalitas dan kwantitas,itu rusaknya,kabaikan dirusaki kejahatan !!!
Dari sebab dan akibatnya membuat suatu kejahatan baru,namun sudah cukup lama berlangsung ,pendidikannya rusak,mensosialisasi undang undang,dan penyuluhan hukum juga tdk bermanfaat,bagi orang banyak,disana terselip penghabisan anggaran ,segala undang undang,peraturan ,dan lain lainnya,tdk pernah diundangkan,selain hanya sebatas diundangkan dlm tulisan,administrasi ,tdk terdapat di terbitkn medya medya cetak ,!!
( hanya sebatas,dibacakan dlm forum perwakilan Rakyat)
((Atau lebih baik kah penjahat itu,berkeliaran di luar,daripada seseorang itu dihukum ,tanpa ada nya suatu kesalahan?))
Sadar kah penguasa dlm hal itu??Tidak sadar,Pak !! (HR-RI.17)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar