Aceh Tamiang_Harian-RI.com
Kepala SMA Negeri 2 Patranusa Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Abdul Laris, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Divisi Psikologi Mabes Polri yang telah memberikan pendampingan trauma healing kepada para siswa pascabencana banjir.
Dalam keterangannya pada Selasa, 6 Januari 2026, Drs. Abdul Laris mengatakan bahwa dirinya telah memasuki tahun keenam bertugas di SMA Negeri 2 Patranusa Manyak Payed. Selama masa tugas tersebut, ia menilai kegiatan trauma healing yang diberikan Tim Psikologi Mabes Polri memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pemulihan kondisi psikologis siswa.
“Pada hari pertama kegiatan, anak-anak masih terlihat bingung, murung, dan seperti kehilangan arah akibat dampak banjir. Namun Alhamdulillah, setelah mendapatkan pendampingan dari Tim Psikologi Mabes Polri, pada hari kedua ini kondisi mereka jauh lebih baik, terlihat lebih bahagia dan ceria,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dampak banjir terhadap peserta didik di sekolah tersebut hampir menyentuh seluruh siswa. Berdasarkan data sekolah, sekitar 96 persen siswa SMA Negeri 2 Patranusa Manyak Payed terdampak langsung banjir, mengingat seluruh siswa berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang yang semuanya turut terdampak bencana.
Menurutnya, metode trauma healing yang dikemas melalui permainan, outbound, serta aktivitas interaktif sangat efektif dalam membantu memulihkan mental dan membangkitkan kembali semangat para siswa.
“Kegiatan ini sangat positif dan kami sangat mendukung. Terbukti hari ini anak-anak terlihat sangat gembira dan antusias mengikuti setiap permainan dan aktivitas yang diberikan,” tambahnya.
Atas nama SMA Negeri 2 Patranusa Manyak Payed, serta mewakili Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tamiang dan Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Abdul Laris menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Divisi Psikologi Mabes Polri, khususnya kepada AKBP Muhammad Liberty selaku pimpinan tim beserta seluruh anggota.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, baik dari Mabes Polri maupun instansi terkait lainnya, sehingga pendampingan trauma healing bagi siswa dapat semakin optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar