LSM menyoroti lemah kinerja Pemda, Pembangunan paska banjir dan tanah longsor di Aceh
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    LSM menyoroti lemah kinerja Pemda, Pembangunan paska banjir dan tanah longsor di Aceh

    Dimas ( Redaksi )
    10 Februari 2026, 2/10/2026 03:01:00 PM WIB Last Updated 2026-02-10T08:02:54Z



    Aceh_Harian-RI.com

    Kondisi paska banjir di Aceh masih menyimpan duka lara segenap Masyarakat yang menimpakannya, wilayah yang terjebak dengan banjir mulai Aceh pidie sampai perbatasan Medan Aceh Tamiang, dan sektor barat Nagan Raya, serta Aceh Tengah Takengon, realisasinya pembangunan pemerintah Aceh masih berjalan di tempat.


    Baru-baru ini beberapa LSM  di Aceh diantaranya : BPAN(Badan penelitian Aset Negara propinsi Aceh),Walhi Aceh, Kualisi Masyarakat Sipil Aceh,Mata, LBH Banda Aceh, kualisi NGO HAM dan Flower,  menjelaskan kepada media Paska Banjir, mulai Aceh Pidie sampai dengan perbatasan Medan Aceh Teming, di sektor pembangunan sedikitpun belum tersentuh oleh pemerintah Aceh, juga di sektor Barat Wilayah Nagan Raya, dan yang sangat terparah sampai saat ini wilayah Naga Raya, Kec Betong Ateh, beberapa Desa diantaranya: Desa Blang Merandeh, Puuk, Babah suak, Kota Tengoh, lampupun sampai sekarang belum ada alias mati lampu gelap gulita, beberapa angota LSM, salah satunya dari BPAN Propinsi Aceh, Bpk, Jamaluddin, alias Tgk Rohit sangat meyoroti kenerja Setda Aceh, dia menjelaskan” sebangai motor penggerak biorkrasi” di nilai belum menunjukan gebrakan nyata di lapangan dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan pasca bencana, menurut dia dalam dalam Struktur pemerintahan, Setda merupakan Lokomotif yang memiliki peranya yang sangat strategis sebangai koordinasi di lintas Dinas dan pengendalian administrasi Pemerintahan, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi sekarang terkesan Pemerintah cendrung Normatif dan Serimonial belaka, Langkah-langkah yang kongkrit yang meyentuh langsung kebutuhan korban, seperti percepatan Infrastruktur yang rusak, pemulihan ekonomi Masyakat, penyebabnya adalah  “lemahnya koordinasi antarinstansi menjadi salah satu factor Stagnasi tersebut”, tampa kepemimpinan Biokrasi yang kuat dari Setda, Program pemerintah hanya menjadikan Dokumen perencanaan tanpa realisasinya di lapangan tegasnya, (Tgk, Rohit tutup ceritanya dengan nada kesal).


    Beberapa tokoh Masyarakat yang tidak mau di tulisnamanya, mengungkapkan peyebabnya lambatnya proses pembangunan Paska Banjir dan longsor di Aceh, ada pihak-pihak oknum tertentu yang dekat dengan penguasa ingin memafaatkan setuasi ini untuk mendapatkan proyek-proyek ke manusian, sehingga terjadi miskomunikasi antar biokrasi pemerintahan, padahal di lapangan mereka yang kenak musibah   sangat megerikan kalau kita lihat, bahkan di bandingkan dengan sunamenya yang dulu lebih parah sekarang, Ketika Sunamenya dulu yang menanganinya langsung pihak Internasional, sehingga pelaksanaan perbaikanya mereka megatasinya begitu cepat, di bandingkan dengan sekarang biokrasinya sangat berbelit-belit dalam pelaksanaanya(ungkapnya kepada Media).


    Masyarakat sangat berharap evaluasi segera kenerja pemerintahan Aceh, karena masyarakat butuh kerja nyata bukan slogan-slogan plening belaka.


    Sementara itu juru bicara Pemeritah Aceh, Bpk, Muhammad MTA, saat di konpermasi oleh Media ini tidak menjawab ataupun membalas chat WA, hingga berita ini di terbitkan.


    Penulisnya : Marwan .

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • LSM menyoroti lemah kinerja Pemda, Pembangunan paska banjir dan tanah longsor di Aceh

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer