Dek Fadh Perkuat Sinergi Ulama–Umara, Tegaskan Peran Strategis Dayah dalam Pembangunan Aceh
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Dek Fadh Perkuat Sinergi Ulama–Umara, Tegaskan Peran Strategis Dayah dalam Pembangunan Aceh

    Dimas ( Redaksi )
    3 Mei 2026, 5/03/2026 10:58:00 AM WIB Last Updated 2026-05-03T03:58:26Z



    BIREUEN_Harian-RI.com

    Pemerintah Aceh terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan ulama sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis nilai keislaman. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, saat melakukan silaturahmi ke kediaman Tu Amad, putra ulama kharismatik almarhum Abu Tumin Blang Blahdeh, di kompleks Dayah Madinatuddinah Miftahussalam, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Jumat (1/5).


    Kunjungan tersebut turut didampingi anggota DPD RI asal Aceh, Tgk. H. Ahmada, bersama rombongan. Kehadiran Fadhullah yang akrab disapa Dek Fadh disambut hangat oleh Tu Amad dan Tu Haidar dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat.


    Silaturahmi ini tidak sekadar agenda seremonial. Pertemuan berkembang menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah dan kalangan ulama guna memperkuat peran dayah sebagai pilar penting dalam pembangunan Aceh.


    Dalam pertemuan itu, Fadhullah menegaskan bahwa hubungan ulama dan umara merupakan fondasi utama dalam menjaga identitas dan keistimewaan Aceh. Ia menekankan bahwa sejak masa kesultanan, kedua unsur tersebut telah berjalan beriringan dan tidak terpisahkan.


    “Sejarah Aceh membuktikan, kemajuan peradaban lahir dari sinergi ulama dan umara. Ini adalah kekuatan yang harus terus dijaga dan diperkuat,” ujar Fadhullah.


    Ia menambahkan, dayah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral, sosial, dan kultural masyarakat. Karena itu, kolaborasi erat antara pemerintah dan ulama dinilai krusial agar pembangunan tetap berlandaskan nilai syariat Islam dan kearifan lokal.


    Sementara itu, Tu Amad menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap ulama dan institusi dayah. Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak konkret bagi umat.


    Komitmen Fadhullah dalam menjalin kedekatan dengan ulama dan masyarakat juga tercermin dari rutinitas kunjungan lapangan yang dilakukannya, khususnya pada momen Jumat berkah setiap bulan. Ia memilih turun langsung ke daerah untuk membuka ruang interaksi yang lebih luas, dibandingkan pertemuan formal di kantor.


    Dalam setiap agenda, Wagub turut didampingi tokoh Aceh Suryadi Djamil serta staf pribadinya, Muliadi yang akrab disapa Bang Agam. Ketiganya dikenal aktif turun ke lapangan, termasuk saat menghadapi kondisi sulit seperti bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh.


    Dedikasi itu terlihat saat mereka meninjau masyarakat terdampak banjir di Aceh Tengah, di mana rombongan sempat mengalami insiden terbaliknya rakit penyeberangan di kawasan Pameu. Meski demikian, komitmen untuk hadir di tengah masyarakat tidak surut.


    Melalui rangkaian kunjungan yang menjangkau wilayah pantai barat selatan, pantai timur, hingga kawasan tengah Aceh, Fadhullah terus membangun komunikasi langsung dengan ulama dan masyarakat. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat secara nyata kondisi pembangunan yang masih membutuhkan perhatian.


    Kunjungan di Bireuen ini menjadi cerminan komitmen Pemerintah Aceh dalam merawat hubungan historis ulama dan umara, sekaligus memperkokoh fondasi sosial-keagamaan sebagai arah utama pembangunan daerah.

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Dek Fadh Perkuat Sinergi Ulama–Umara, Tegaskan Peran Strategis Dayah dalam Pembangunan Aceh

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer