LEUMBAH SEULAWAH_Harian-RI.com
Dulu, 24 jam Jalan Nasional Banda Aceh - Medan tak pernah sepi. Suara knalpot bus, mini bus, dan truk hilir mudik membawa penumpang dan rezeki bagi warga.
Kini, sejak beroperasinya Jalan Tol, suasana itu tinggal kenangan.
Leumbah Seulawah, kecamatan yang diapit dua gunung megah Seulawah Agam dan Seulawah Dara, kini justru sepi. Dua kemukiman di dalamnya, *Kemukiman Saree* dan *Kemukiman Gunung Biram*, adalah yang paling merasakan dampaknya.
Ekonomi Mati Total di Pinggir Jalan*
Dulu, para pedagang di Pasar Saree dan Pasar Lamtamot hidup dari "tetesan" penumpang. Warung nasi, gorengan, kripik, tape ubi singkong, semua laku karena bus berhenti.
Sekarang? Jalan sepi. Pembeli hilang. Banyak yang terancam *gulung tikar*.
"Memang mati total perekonomian kami Pak. Dulu rame, sekarang sepi. Ini akibat ekses dari jalan tol," ujar *Abubakar*, Plt. Ketua Pasar Saree yang akrab disapa *Cek Baka*, pemilik Warkop Putra Seulawah Saree saat diwawancarai.
Harapan Cek Baka kini tertuju pada *Bupati Aceh Besar dan Gubernur Aceh*. Ia meminta dicarikan solusi agar kedua kemukiman ini kembali hidup dan didatangi pengunjung.
Tokoh Masyarakat Bergerak Cari Jalan Keluar*
Keprihatinan yang sama juga disuarakan tokoh masyarakat.
*Maswadi, S.P, M.Pd*, tokoh masyarakat Kemukiman Saree, mengaku sudah mulai melobi investor lokal. Gagasannya: menjadikan Saree sebagai *daerah tujuan wisata Agro dan Wisata Kuliner* dengan ciri khas lokal dan nasional.
Senada, *Dr. Muhammad Amin, S.P., M.P., Gr*, tokoh pendidikan vokasi pertanian, juga prihatin. Ia melihat dulu perputaran ekonomi di Saree sangat fantastis.
Saat ini ia berupaya melobi pemerintah dan BUMN agar *SMKPP Negeri Saree* bisa menjadi pusat pelatihan dan magang kader pengusaha pertanian dan peternakan. Dengan begitu, Saree akan kembali ramai oleh peserta pelatihan.
"Intinya, mari sama-sama kita pikirkan nasib masyarakat kedua kemukiman di Kecamatan Leumbah Seulawah yang selama ini mata pencariannya berjualan di bibir Jalan Banda Aceh - Medan," tutup Maswadi.(News.Citra Aceh)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar