BANDA ACEH_Harian-RI.com
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Subki Mohammad Bintang, menyatakan bahwa pengibaran bendera Bintang Bulan yang dilakukan saat acara doa bersama dan zikir akbar di Masjid Raya Baiturrahman bukanlah suatu tindakan yang melawan hukum.
Menurut Subki Mohammad Bintang, pengibaran bendera tersebut merupakan bagian dari ekspresi jati diri, penghormatan terhadap sejarah, serta wujud kebanggaan atas identitas dan budaya yang telah melekat di Tanah Aceh sejak masa lampau. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana ibadah, doa, dan perdamaian, jauh dari niat untuk menentang ketertiban atau merusak tatanan yang berlaku.
"Kami tegaskan: pengibaran itu bukan perlawanan terhadap hukum. Itu adalah penghormatan terhadap identitas dan sejarah bangsa Aceh yang penuh kedamaian," tegasnya.
Beliau juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja membesar-besarkan hal tersebut menjadi isu yang memecah belah persatuan rakyat Aceh. Setiap perbuatan yang dilakukan dengan niat baik, dalam rangka berdoa dan mempererat persaudaraan di rumah Allah, hendaknya dinilai dengan niat yang sama, bukan dengan kecurigaan yang berlebihan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar