Silaturahmi, Menyatukan Hati: Jamal Luddin alias Tgk Rohid dan Tgk Abdul Aziz Bertemu Abon Yunus, Perkuat Persaudaraan untuk Aceh
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Silaturahmi, Menyatukan Hati: Jamal Luddin alias Tgk Rohid dan Tgk Abdul Aziz Bertemu Abon Yunus, Perkuat Persaudaraan untuk Aceh

    Dimas ( Redaksi )
    10 Agustus 2026, 8/10/2026 09:29:00 PM WIB Last Updated 2026-08-10T14:29:29Z

     


    BANDA ACEH_Harian-RI.com

    Dalam suasana penuh keakraban, kesejukan, dan rasa persaudaraan, Ketua Umum Bumoe Raya Aceh Pusaka, Jamal Luddin alias Tgk Rohid, bersama Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh, Tgk Abdul Aziz, melakukan silaturahmi dengan Ketua Baitul Mal Aceh, Abon Yunus.

    Pertemuan tersebut bukan sekadar sebuah agenda pertemuan antartokoh, tetapi menjadi momentum untuk kembali merajut tali persaudaraan, mempererat komunikasi, dan menyatukan hati dalam semangat membangun Aceh yang lebih baik.

    Di tengah berbagai dinamika kehidupan masyarakat Aceh, silaturahmi menjadi jembatan yang mampu mempertemukan perbedaan, mendekatkan hati yang berjauhan, serta membuka ruang komunikasi yang penuh dengan rasa saling menghargai.

    Jamal Luddin alias Tgk Rohid menyampaikan bahwa Aceh memiliki sejarah panjang tentang persaudaraan, musyawarah, dan penghormatan terhadap ulama. Karena itu, menurutnya, hubungan baik antara tokoh masyarakat, ulama, dan lembaga keumatan harus terus dijaga.

    “Silaturahmi adalah cara kita menjaga hati agar tetap dekat. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi persaudaraan jangan sampai terputus. Aceh membutuhkan kebersamaan, bukan saling menjauh,” ujar Jamal Luddin alias Tgk Rohid.

    Menurutnya, pertemuan dengan Tgk Abdul Aziz dan Abon Yunus menjadi sebuah ruang yang sangat berarti untuk memperkuat komunikasi serta membangun suasana yang lebih harmonis.

    Ia menegaskan bahwa membangun Aceh tidak cukup hanya dengan program dan kebijakan, tetapi juga membutuhkan hubungan antarmanusia yang dilandasi kepercayaan, keikhlasan, dan rasa saling menghormati.

    Ulama, Tokoh Masyarakat dan Baitul Mal: Tiga Unsur yang Perlu Bersinergi

    Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh, Tgk Abdul Aziz, turut menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan persatuan.

    Menurutnya, ulama memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengingatkan masyarakat agar mengedepankan kedamaian, persaudaraan, dan musyawarah dalam menghadapi setiap persoalan.

    Dalam suasana Aceh yang terus berkembang, komunikasi antara ulama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, dan lembaga keumatan dinilai sangat penting agar berbagai persoalan dapat dibicarakan secara bijaksana.

    “Persaudaraan adalah kekuatan. Kalau hati kita bersatu, banyak persoalan dapat kita selesaikan dengan kepala dingin dan hati yang jernih,” demikian pesan yang mengemuka dalam silaturahmi tersebut.

    Sementara itu, Ketua Baitul Mal Aceh, Abon Yunus, menyambut baik silaturahmi yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan tersebut.

    Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dan komunikasi antara Baitul Mal Aceh dengan unsur masyarakat serta tokoh-tokoh keumatan.

    Baitul Mal memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh, khususnya dalam pengelolaan dan pendayagunaan zakat serta berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berhak menerima manfaat.

    Karena itu, komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para tokoh Aceh menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat semangat kebersamaan.

    Silaturahmi yang Menghangatkan Hati

    Suasana pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat yang memisahkan antara satu dengan lainnya. Yang terlihat adalah wajah-wajah yang ingin duduk bersama, berbicara dari hati ke hati, dan mencari titik temu demi kepentingan yang lebih besar.

    Bagi Jamal Luddin alias Tgk Rohid, silaturahmi seperti ini merupakan bentuk nyata bahwa Aceh memiliki kekuatan besar ketika masyarakatnya mampu duduk bersama.

    “Kadang-kadang yang kita butuhkan bukan perdebatan panjang, tetapi duduk bersama, saling mendengar dan saling menghormati. Dari situlah hati menjadi dekat dan persaudaraan menjadi kuat,” ungkapnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

    Menurutnya, Aceh adalah rumah bersama. Rumah tersebut harus dijaga dengan kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian.

    Menjaga Aceh dengan Hati

    Silaturahmi tersebut juga menjadi pesan moral bahwa membangun Aceh bukan hanya pekerjaan pemerintah, ulama, atau organisasi tertentu. Membangun Aceh adalah tanggung jawab bersama.

    Ketika ulama memberikan nasihat, tokoh masyarakat menyambung aspirasi, dan lembaga keumatan menjalankan tugasnya dengan baik, maka akan terbentuk sebuah kekuatan sosial yang mampu memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat.

    Jamal Luddin alias Tgk Rohid berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari semakin eratnya hubungan dan komunikasi antara Bumoe Raya Aceh Pusaka, Majelis Ulama Nanggroe Aceh, dan Baitul Mal Aceh.

    Ia menginginkan agar silaturahmi tidak berhenti sebagai sebuah pertemuan seremonial, tetapi terus hidup dalam bentuk komunikasi, kerja sama, kepedulian sosial, dan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “Kalau kita saling menggenggam tangan, Insyaallah jalan yang berat akan terasa ringan. Kalau hati kita bersatu, Insyaallah banyak kebaikan yang bisa kita lahirkan untuk Aceh,” ujarnya.

    Pertemuan antara Jamal Luddin alias Tgk Rohid, Tgk Abdul Aziz, dan Abon Yunus akhirnya menjadi sebuah gambaran sederhana tentang indahnya persaudaraan.

    Tidak harus selalu berbicara tentang perbedaan.

    Tidak harus selalu mencari siapa yang paling benar.

    Kadang, Aceh hanya membutuhkan lebih banyak hati yang mau duduk bersama, tangan yang mau berjabat, dan lisan yang mau berbicara dengan penuh kelembutan.

    Karena pada akhirnya, Aceh bukan hanya sebuah tanah tempat kita berpijak, tetapi rumah tempat kita menjaga persaudaraan.

    Silaturahmi boleh sederhana, tetapi maknanya bisa sangat besar. Dari pertemuan lahir komunikasi, dari komunikasi lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan lahir kebersamaan untuk membangun Aceh yang lebih bermartabat dan sejahtera.

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Silaturahmi, Menyatukan Hati: Jamal Luddin alias Tgk Rohid dan Tgk Abdul Aziz Bertemu Abon Yunus, Perkuat Persaudaraan untuk Aceh

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer