ACEH BESAR_Harian-RI.com
Sektor pendidikan pertanian kejuruan di Aceh kembali menorehkan lompatan besar. Bertempat di Aula Serbaguna Kampus SMK-PP Negeri Saree, Lembah Seulawah, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Zulfadli, SP, MP, secara resmi membuka sekaligus meluncurkan Program Kelas Migran Vokasi.
Pembukaan kelas Migran yang di ikuti sejumlah 52 Murid dengan pilihan Bahasa Korea, Bahasa inggris, Bahasa Arab, & Bahasa Jepang.
Tujuan utamanya adalah mempersiapkan para siswa tingkat akhir dan lulusan agar siap ditempatkan pada sektor agribisnis dan pertanian modern di berbagai negara maju, seperti Jepang,korea,Thailand, dan Negara lainnya
Dalam arahan pembukaannya, Sekretaris Distanbun Aceh, Dr. Zulfadli, SP, MP, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif SMK-PP Negeri Saree Bpk Dr.Muhammad Amin,SP.MP,Gr bersama Komite Bpk Maswadi,SP.M.Pd yang bergerak cepat merespons kebutuhan pasar global.
OhBeliau menegaskan bahwa masa depan pertanian Aceh berada di tangan generasi muda yang adaptif, berwawasan internasional, namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Sektor pertanian modern di luar negeri membutuhkan tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan menguasai Bahasa dan teknologi terbaru.
Kelas Migran ini adalah jembatan emas bagi anak-anak kita di Aceh untuk menyerap Bahasa serta ilmu pertanian modern berstandar internasional, yang nantinya harus dibawa pulang untuk membangun kemandirian pangan di daerah kita," ujar Dr. Zulfadli saat memberikan sambutan.
Fokus Kemampuan Bahasa dan Kompetensi Teknis
Kepala SMK-PP Negeri Saree menjelaskan bahwa program Kelas Migran ini akan memberikan porsi pembekalan yang seimbang antara kompetensi teknis pertanian modern dan penguasaan bahasa asing secara intensif.
siswa dilatih agar mampu melampaui standar sertifikasi kecakapan bahasa dan kompetensi industri yang disyaratkan oleh negara tujuan.
Selain itu, sekolah juga memastikan aspek kesiapan mental, fisik, dan pemahaman Bahasa.
Dukungan Sinergis Lintas Sektor
Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dari Dinas Pertanian dan perkebunan Aceh dan perwakilan Dinas Tenaga Kerja.
Melalui peresmian Kelas Migran oleh jajaran Distanbun Aceh ini, SMK-PP Negeri Saree membuktikan komitmennya untuk tidak hanya melahirkan tenaga kerja lokal, tetapi siap mencetak wirausahawan dan calon petani milenial tangguh yang siap go global membawa nama harum Aceh.(Sulaiman)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar