Potret Buruk Pendidikan Kabupaten Batu Bara
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Potret Buruk Pendidikan Kabupaten Batu Bara

    Dimas ( Redaksi )
    25 Juli 2022, 7/25/2022 05:56:00 PM WIB Last Updated 2022-07-25T10:56:51Z

    Batu Bara_Harian-RI.com
    Sarana dan Prasarana dunia pendidikan semestinya menjamin semua kebutuhan terpenuhi dan layak guna sehingga anak didik  dalam menerima pengajaran dari sang guru dapat terserap dengan baik ,agar sampai pada tujuan utama yakni mengembangkan dan  mencerdaskan anak bangsa, sehingga ke depan nya menjadi generasi yang mampu mengembangkan ketrampilan motorik anak didik.

    Faktanya  di kabupaten Batu Bara hal di atas masih belum bisa terpenuhi ,kesenjangan sosial masih saja terjadi di beberapa sekolah khususnya di tingkat sekolah dasar.
    Contohnya di salah satu sekolah dasar di kecamatan Talawi ,dengan ruangan yg lembab ,pengap dan plafon yg jebol di sana sini.

    Artinya kenyamanan tenaga Pendidik atau guru dan anak-anak didiknya mesti menjadi perhatian serius semua pihak terutama dinas terkait.

    Saat di konfirmasi awak media "kondisi ruang kelas belajar yang di maksud sudah saya kirim dan saya mohonkan untuk di rehab ke dinas pendidikan Batu Bara ,di awal tahun 2021 pak kalau tak salah,namun sampai hari ini belum juga ada tanggapan dari permohonan kami tersebut" tegas nya
    Bagaimana dengan anggaran dana bos seratus juta lebih dalam setahun nya ,apakah tidak bisa di sisihkan sedikit untuk merehab plafon asbes yang kita khawatirkan menimpa guru atau anak-anak didik kita ?

    "Bagai mana kami mau menganggarkan untuk asbes pak ,sedangkan untuk membeli buku saja kami di paksa ,bapak pikir kami tidak di tekan berapa persen sementara buku banyak  (sembari menunjuk buku yg banyak bertumpuk), guru honor kami banyak ,di bagi-bagi lah pak dana bosnya.

    Pada 2019 hingga 2020, Kemendikbud mulai melakukan reformasi pengelolaan BOS yang lebih fleksibel, yang mana anggaran untuk pembelian buku teks dan buku bacaan maksimum 20 persen. Selain memenuhi kebutuhan buku teks, guru dan siswa dianjurkan untuk membeli buku bacaan guna mendukung kegiatan literasi

    Dari pantauan awak media melihat begitu banyaknya buku yang bertumpuk di ruangan perpustakaan bahkan nyaris tak pernah tersentuh, tentu ini adalah pemborosan yang sangat luar biasa, namun sudah menjadi rahasia umum di kabupaten Batu Bara, kepala sekolah bisa apa tiap tahunya kalau sang rekanan penyedia buku datang membawa "memo sakti "yang di duga kuat dari orang nomor satu di dinas Pendidikan kabupaten Batu bara

    Saat awak media mencoba bertanya penggunaan dana bos Tahun Anggaran 2020, adakah di Tahun Anggaran 2020 kemarin ibu menganggarkan dana bos untuk ekstrakurikuler peserta untuk didik?
    "Mana ada ,itukan masa covid tidak diperbolehkan ada keramaian ,sekolahan saja tidak sekolah bagaimana ada ekstrakulikuler"Tegas ibu kepala sekolah.

    Tentulah jawaban kepala sekolah dengan jawaban kepala dinas pendidikan berkenaan Anggaran untuk ekstrakurikuler pelajar di Masa vandemi sangat bertolak belakang

    Dari beberapa hasil klarifikasi di atas tentulah dapat di tarik kesimpulan betapa miris dunia pendidikan di kabupaten Batu Bara dengan selogan Batu Bara Bisa.

    Bisa Apa ?
    Amin//
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Potret Buruk Pendidikan Kabupaten Batu Bara

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer