Tragis Dan Arongan, OKP Ancam Bunuh Wartawan
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Tragis Dan Arongan, OKP Ancam Bunuh Wartawan

    Dimas ( Redaksi )
    28 Februari 2023, 2/28/2023 03:28:00 PM WIB Last Updated 2023-02-28T08:28:51Z


    Medan_Harian-RI.com - Sungguh tragis dan Arongan yang dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai Bodigad atau disebut Pereman Medan orang suruhan Anggota DPRD setempat mencoba menghalang - halangi tugas Jurnalis ketika meliput Rekonstruksi kasus pengeniayaan yang melibatkan dua Anggota DPRD tersebut dan mendapat kecaman dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan.

    Dimana peristiwa penghalangan Peliputan serta pengacaman itu terjadi ketika pada saat Rekonstruksi kasus penganiyaan yang melibatkan dua Anggota DPRD Kota Medan di tempat hiburan malam, Higs 5 Bar & Launge jalan Abdullah Lubis, Kota Medan.

    Disaat penganiayaan terjadi, pada saat Petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah menggelar Rekonstruksi di halaman lokasi hiburan malam tersebut.

    Sehingga, sejumlah rekan Media baik Cetak, Online dan Elektronik datang ke lokasi. Nah, pada saat mengambil gambar, seorang Pria tegab yang mengaku bernama Rakes bahkan dia mengakui sebagai Anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) melarang keras Jurnalis melakukan Peliputan.

    Mirisnya, Pria bernama Rakes tersebut kemudian mengancam akan membunuh Jurnalis yang merekam gambar dilokasi Rekonstruksi tersebut, semula sejumlah Jurnalis menjelaskan, bahwa mereka hanya menjalankan tugas Peliputan saja.

    Anehnya, Pria bernama Rakes tersebut terus mengancam, hingga kemudian sempat menendang dan merusak Handphone milik rekan Jurnalis tersebut.

    Menurut keterangan Rekan - rekan Media di lokasi tersebut, Rakes sempat menendang Wartawan Online yang berinisial ST, dan juga mengancam Rekan Jurnalis Online AL. Bahkan Anggota OKP ini juga sempat menganiaya Jurnalis TV One yang berinisial BS.

    Tak tanggung - tanggung, BS sempat mendapat perlakuan kasar dari pelaku tersebut. Handphone milik BS dirampas, lalu dilempar hingga rusak berat. Akhirnya sempat terjadi perdebatan dilokasi, sehingga polisi sempat melerai keributan itu.

    Atas tindakan Premanisme dan juga penghalangan tugas wartawan tersebut, AJI Medan menyatakan sikap:

    1. AJI Medan sangat menyayangkan tindakan Premanisme yang dilakukan Pria mengaku dan diduga Anggota OKP tersebut, tindakan yang diduga dilakukan Anggota OKP tersebut bertentangan dengan Pasal 4 Ayat (3) menyangkut Kemerdekaan Pers. Dalam pasal tersebut dijelaskan, bahwa untuk menjamin Kemerdekaan Pers, Pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan Informasi.

    2. Bahwa dalam menjalankan tugasnya, Pers Nasional memiliki peran sebagaimana Pasal 6 Poin d dan e dalam Undang - undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    3. Dalam menjalankan tugasnya, Jurnalis dilindungi Pasal 8 Undang - Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    4. AJI Medan menilai tindakan itu bertentangan dengan Pasal 18 Ayat (1) Undang - undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Bahwa dalam Pasal tersebut tegas di jelaskan, "Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 Ayat (2) dan Ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua (2) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta).

    5. AJI Medan mendorong teman - teman Jurnalis yang menjadi korban penghalangan dan pengancaman untuk segera melapor ke Polisi.

    6. AJI Medan meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat segera memproses kasus ini sesuai Undang-undang yang berlaku.

    7. terakhir, AJI Medan terus mendorong agar setiap Jurnalis menjalankan tugasnya dengan Profesional, sesuai Kode Etik Jurnalistik, dan Undang - undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Demikian disampaikan Ketua AJI Medan. (Johari Argum)
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Tragis Dan Arongan, OKP Ancam Bunuh Wartawan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer