Aceh Tamiang_Harian-RI.com
Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, aktivitas pemulihan terus dilakukan secara intensif. Di balik upaya membersihkan lumpur, puing, dan sisa material banjir, tersimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Kegiatan itu digelar di Aula Polres Aceh Tamiang, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Aceh, Selasa, 27 Januari 2026, melaksanakan kegiatan vaksinasi Tetanus Toxoid (TT) sebagai langkah preventif bagi personel Polri yang terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan pasca bencana, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.
Vaksinasi tersebut digelar sebagai upaya Polri dalam menjaga kesehatan Personel Polri, agar bisa bertugas maksimal pasca banjir di daerah itu, ucap Kabid Humas lagi.
Sementara, Penda Tingkat I Dr. Yuliantika Nolokomariah bersama Iptu Dr. Ineke Tersawati menjelaskan bahwa vaksin TT diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Clostridium tetani, bakteri berbahaya yang dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka.
“Pasca banjir, baik anggota Polri maupun masyarakat fokus melakukan pembersihan jalan, rumah, kantor, hingga fasilitas umum. Dalam proses tersebut, sangat mungkin terjadi perlukaan seperti tertusuk paku atau terkena goresan seng. Luka terbuka yang terpapar debu dan lingkungan kotor berisiko menyebabkan infeksi tetanus,” jelasnya.
Melalui vaksinasi TT ini, diharapkan personel yang bekerja di lapangan mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal. Meski setelah imunisasi dapat muncul Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti nyeri ringan atau demam, masyarakat dan personel diminta tidak khawatir karena kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat ditangani dengan obat-obatan maupun kompres pada area suntikan.
Salah satu peserta vaksinasi, Brigadir Anggun Deviola, personel Satreskrim Polres Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi personel Polri yang terjun langsung ke lapangan.
“Pasca banjir, kami banyak melakukan pembersihan fasilitas umum seperti sekolah dan gedung-gedung di sekitar Kabupaten Aceh Tamiang. Risiko terluka sangat tinggi, terutama saat membersihkan lumpur dan material sisa banjir. Dengan adanya vaksinasi ini, kami merasa lebih terlindungi dari risiko infeksi,” ujarnya.
Kegiatan vaksinasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polri melalui Bidokkes Polda Aceh dalam menjaga kesehatan personel di tengah tugas kemanusiaan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, personel Polres Aceh Tamiang diharapkan dapat terus menjalankan tugas pemulihan dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
Polri hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan dalam setiap langkah pengabdian.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar