[ CHINA ] - Delegasi dari TNI AL yaitu Laksma TNI Salim,.M.Phil, Kapusjianmar Seskoal mengikuti The 4th China ASEAN Defense Think Thank Exchange Program (CADTE), dilaksanakan di Kunming, Yunan China pada tanggal 8 sd 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 160 peserta baik dari militer maupun dari para akademisi, dimana topik pembahasan kali ini adalah menggagas Practicing the ASEAN Security Model: Cina and ASEAN Jointly Respond to a Changing World.
Selain itu delegasi Indonesia juga menghadirkan Prof. Anak Agung Banyu Perwita Phd, Universitas Pertahanan, dan Pieter Alexander Pandie, researcher dari CSIS.
Dalam Diskusi Kerjasama keamanan maritim, Laksma TNI Salim mengusulkan konsep Hybrid Maritime Security Governance System yaitu sebuah tata Kelola keamanan maritim menggabungkan peran negara, organisasi regional, militer, penegak hukum, sektor swasta, dan actor non negara dalam mengelola ancaman keamanan maritim melalui kerjasama yang fleksibel, terkoordinasi dan berbasis aturan internasional mupun aturan keselamatan bernavigasi.
Kegiatan tersebut sejalan dengan perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar personel TNI AL terus meningkatkan peran diplomasi maritim dalam lingkup regional maupun global guna menciptakan perdamaian bersama.
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar