Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Lingkungan di Bayah Barat Disorot
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Lingkungan di Bayah Barat Disorot

    Dimas ( Redaksi )
    9 September 2026, 9/09/2026 04:45:00 PM WIB Last Updated 2026-09-09T09:45:26Z





    Lebak_Harian-RI.com

    Kegiatan pembangunan Peningkatan Kualitas Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Permukiman berupa jalan lingkungan di Kampung Ciwaru Lapang RW 08, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mendapat sorotan.

    Pekerjaan yang disebut-sebut menggunakan anggaran APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp364.850.000 tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.

    Berdasarkan hasil peninjauan Tim Investigasi Pokja PWI Lebak Selatan di lokasi, ditemukan sejumlah paving block dan casting yang terlihat pecah serta patah. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa kualitas material yang digunakan belum memenuhi standar yang dipersyaratkan untuk pembangunan jalan lingkungan.

    Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut memiliki panjang lebih dari 200 meter dan dikerjakan oleh sekitar enam orang pekerja dengan sistem borongan.


    Salah seorang pekerja yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua RT setempat, Uki, saat ditanya mengenai kualitas material mengatakan bahwa dirinya hanya bertugas sebagai pekerja.

    “Saya hanya pekerja, soal kualitas paving dan casting itu bukan urusan,” ujar Uki.

    Ketika kembali ditanyakan mengenai jumlah pekerja yang terlibat, Uki membenarkan bahwa terdapat sekitar enam orang yang mengerjakan pemasangan paving block.

    “Ya, dan kami ini bukan harian tapi borongan, panjang pengerjaan 200 meter lebih,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Bayah Barat, Usep Suhendar, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp mengaku belum mengetahui secara langsung kondisi pekerjaan maupun kualitas material yang digunakan.

    “Saya belum melihat ke lokasi pekerjaan dan belum mengetahui kualitas bahan paving block,” kata Usep.

    Usep juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan kegiatan yang berasal dari aspirasi anggota DPRD Provinsi Banten, Ade Rahmat, dari Fraksi NasDem.

    “Pekerjaan paving block di Ciwaru Lapang itu aspirasi Dewan Ade Rahmat,” jelasnya.

    Dengan nilai pekerjaan mencapai ratusan juta rupiah, kualitas hasil pembangunan menjadi perhatian, terlebih pekerjaan tersebut menggunakan anggaran pemerintah daerah. Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi material perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berwenang agar kualitas dan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

    Adapun dugaan mengenai mutu beton maupun spesifikasi paving block tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pengujian teknis untuk memastikan apakah material yang digunakan benar-benar sesuai dengan dokumen kontrak dan spesifikasi pekerjaan.

    Hingga berita ini disusun, Tim Investigasi Pokja PWI Lebak Selatan masih berupaya memperoleh konfirmasi dari CV Arkasa Noer Samudera selaku pelaksana kegiatan serta anggota DPRD Banten Ade Rahmat guna mendapatkan penjelasan dan keberimbangan informasi.

    Pihak pelaksana maupun pihak-pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai spesifikasi material, metode pelaksanaan, serta kesesuaian hasil pekerjaan dengan ketentuan dalam kontrak.

    (Tim Investigasi PWI Pokja Lebak Selatan)

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Lingkungan di Bayah Barat Disorot

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer