BANDA ACEH_Harian-RI.com
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA) menyampaikan desakan keras kepada pemerintah pusat maupun pemerintah Aceh untuk segera mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Dalam pernyataannya, Ketua PBA menegaskan bahwa ribuan warga masih bertahan di posko pengungsian maupun di tempat tinggal yang tidak layak, jauh dari kondisi aman dan nyaman. Musim hujan yang kembali tiba menambah kekhawatiran akan keselamatan dan kesehatan warga yang belum memiliki tempat tinggal permanen.
"Kami meminta pemerintah tidak menunda lagi. Janji untuk membangun huntap harus segera diwujudkan. Rakyat Aceh sudah terlalu lama menunggu di tempat yang tidak layak, sementara musim hujan datang kembali mengancam," ujar Ketua Umum PBA.
PBA juga meminta:
- Agar anggaran pembangunan huntap segera dicairkan dan tidak tertahan birokrasi;
- Laporan kemajuan pembangunan dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat;
- Lokasi pembangunan dipastikan bebas dari daerah rawan bencana;
- Pelibatan masyarakat setempat dalam proses pembangunan agar tepat sasaran dan berkualitas.
"Kesejahteraan dan perlindungan rakyat adalah kewajiban utama pemerintah. Jangan biarkan korban bencana terus menderita di tanah sendiri," tegas PBA.
Lembaga PBA berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pelaksanaan pembangunan huntap dan akan menyuarakan aspirasi masyarakat hingga seluruh warga korban banjir dapat menempati rumah yang layak.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar