ACEH UTARA_Harian-RI.com - Momentum Milad Samudra Pasai ke-800 dimanfaatkan Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulan masyarakat kepada pengunjung.
Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Tanah Pasir menampilkan sejumlah produk kerajinan lokal, di antaranya parang dan arit hasil karya pandai besi, serta periuk yang dibuat dari tanah lokal.
Produk tersebut menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif masyarakat Tanah Pasir yang hingga kini masih bertahan dan dikerjakan secara turun-temurun.
Camat Tanah Pasir, Fadli, S.STP., MPA, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam rangkaian Milad Samudra Pasai ke-800 merupakan kesempatan untuk mengangkat potensi masyarakat sekaligus memperluas promosi produk lokal.
“Tanah Pasir memiliki potensi yang cukup banyak, salah satunya pengrajin pandai besi yang menghasilkan parang dan arit. Selain itu, ada juga periuk yang dibuat dari tanah lokal. Produk-produk ini perlu kita kenalkan kepada masyarakat luas,” kata Fadli, Senin (7/9/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan pengrajin pandai besi di Kecamatan Tanah Pasir merupakan salah satu kekayaan keterampilan masyarakat yang perlu terus dilestarikan.
Menurutnya, produk seperti parang dan arit bukan hanya memiliki nilai guna, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan menjadi bagian dari keterampilan tradisional masyarakat setempat.
Begitu pula dengan periuk berbahan tanah lokal. Produk tersebut menunjukkan bahwa bahan baku yang tersedia di daerah dapat diolah menjadi barang bernilai dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk khas daerah.
"Kita ingin potensi yang ada di Tanah Pasir terus dikembangkan. Pengrajin harus mendapat dukungan agar produknya semakin berkualitas dan pemasaran bisa lebih luas,” ujarnya.
Fadli berharap momentum Milad Samudra Pasai ke-800 dapat menjadi ajang promosi yang memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan pengrajin di Kecamatan Tanah Pasir.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.
"Harapan kita, produk masyarakat Tanah Pasir semakin dikenal. Kalau produk lokal berkembang, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Sofyan harian Ri



Tidak ada komentar:
Posting Komentar