Banda Aceh_Harian-RI.com
Menghadapi hujan lebat yang terjadi sepanjang September 2026, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah III terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap dampak cuaca pada Ruas Jalan Nasional Blangkejeren–Aceh Tenggara.
Hujan dengan intensitas tinggi di kawasan tersebut menyebabkan sejumlah titik jalan terdampak banjir dan longsor, termasuk material tanah dan lumpur yang menutupi badan jalan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya pada lokasi yang memiliki kondisi medan dan lereng yang rawan terhadap pergerakan tanah.
Sebagai langkah penanganan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim di lapangan terus melakukan penanganan terhadap titik-titik terdampak. Sejumlah peralatan dikerahkan, terdiri dari 1 unit excavator, 1 unit mini excavator, 2 unit dump truck, dan 1 unit grader untuk mendukung pembersihan material serta penanganan genangan dan lumpur di badan jalan.
Untuk mengatasi kondisi jalan yang licin akibat material lumpur, tim juga melakukan pembersihan menggunakan grader serta penyiraman pada badan jalan untuk membantu membersihkan sisa lumpur. Penanganan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah setempat.
Saat ini, lalu lintas pada ruas tersebut dapat dilalui dua lajur dan dua arah. Namun, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas tinggi, tim BPJN Aceh tetap melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami longsor, banjir, maupun gangguan terhadap badan jalan.
Kesiapsiagaan juga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk merespons apabila terjadi gangguan susulan. Personel dan peralatan tetap disiagakan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila material longsor, lumpur, maupun genangan kembali mengganggu lalu lintas.
Penanganan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Aceh dalam menjaga konektivitas jalan nasional, khususnya pada jalur yang menghubungkan wilayah Blangkejeren dengan Aceh Tenggara.
BPJN Aceh mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut untuk tetap berhati-hati, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terdapat pengaturan lalu lintas maupun kegiatan penanganan pada badan jalan.
BPJN Aceh akan terus memantau kondisi ruas jalan dan melakukan penanganan sesuai perkembangan di lapangan guna menjaga jalan nasional tetap dapat melayani mobilitas masyarakat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar