Harian-RI.com
Muzakarah Internasional Ulama Sufi ke II telah berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. Di balik kelancaran itu ada kerja sama yang patut diapresiasi, antara Ketua Dewan Pengawas Panitia dari Yayasan Ampera dan jajaran kepolisian Polda Aceh, yang dalam kegiatan ini padal oleh Bapak S. Hadi.
Acara yang menghadirkan ulama, peserta, dan tamu dari berbagai daerah bahkan mancanegara tidak bisa dipandang ringan. Ribuan orang berkumpul, mobilitas tinggi, dan perhatian publik besar. Tanpa perencanaan matang dan pengawasan yang konsisten, acara sebesar ini mudah terganggu oleh hal-hal teknis maupun nonteknis.
Di sinilah peran Ketua Dewan Pengawas terasa penting. Pengawasan yang baik bukan sekadar hadir secara seremonial, melainkan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, dari persiapan, koordinasi antarpanitia, hingga penutupan. Kepemimpinan yang tenang dan terbuka terhadap masukan membuat panitia bekerja solid dan percaya diri. Yayasan Ampera patut berbangga karena amanah yang diembannya dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Apresiasi yang sama layak diberikan kepada Bapak S. Hadi dan jajaran Polda Aceh. Pengamanan yang dilakukan tidak menimbulkan kesan kaku atau menakutkan, tetapi justru melindungi sekaligus melayani. Peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan nyaman, dan para ulama dapat menyampaikan pandangan dan tausiahnya tanpa rasa waswas. Inilah wajah kepolisian yang humanis: hadir di tengah masyarakat, menghormati nilai-nilai keagamaan, dan menjaga ketertiban dengan pendekatan yang santun.
Sinergi ini memberi pelajaran berharga. Kegiatan keagamaan berskala besar akan berjalan baik ketika masyarakat, penyelenggara, dan aparat keamanan bergerak dalam satu irama. Panitia menyiapkan substansi dan tata kelola, aparat menjamin rasa aman, dan keduanya saling menghargai peran masing-masing.
Aceh, yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah, kembali menunjukkan bahwa ia mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi forum keilmuan dan spiritual tingkat internasional. Keberhasilan Muzakarah ke II ini menjadi modal berharga untuk penyelenggaraan berikutnya, sekaligus bukti bahwa kebersamaan adalah kunci.
Kepada Ketua Dewan Pengawas Panitia dan Yayasan Ampera, serta kepada Bapak S. Hadi dan seluruh personel Polda Aceh, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga dedikasi ini bernilai ibadah dan menjadi teladan bagi kita semua



Tidak ada komentar:
Posting Komentar