Batu Bara Pendapatan PNBP Terbesar di Aceh, Capai Rp 158 Miliar Lebih
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Batu Bara Pendapatan PNBP Terbesar di Aceh, Capai Rp 158 Miliar Lebih

    8 Januari 2022, 1/08/2022 02:12:00 PM WIB Last Updated 2022-01-08T07:12:28Z


    BANDA ACEH - Harian-RI.com   |
    Dinas ESDM Aceh menyatakan hingga akhir 2021, perusahaan tambang batu bara, PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) masih tetap menjadi penyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar di Aceh dari sektor usaha pertambangan logam, mineral dan batu bara.

    “ RealisasiPNBPbahan tambangmineral, logam dan batu bara, Aceh tahun 2021 senilai Rp 167,4124 miliar.

    Dari jumlah tersebut, sebesar 94,61 persen atau senilai Rp 158miliar, setorannya berasal dari PT Mifa Bersaudara dan PT BEL,” kata Kadis ESDM Aceh, Ir Mahdinur MT kepada Serambidi Banda Aceh, Kamis (6/1).

    Kadis ESDM Aceh Mahdinur menjelaskan, pada 2020 penerimaan PNBP Aceh dari bahan tambang baru bara, nilainya masih relatif rendah, sekitar Rp 54,398 miliar.

    Penerimaan itu berasal dari iuran tetap Rp 2,441 miliar dan royalti bahan tambang Rp 51,957 miliar.

    Pada tahun 2021, penerimaan PNBP-nya melonjak 323 persen menjadi Rp 167,424 miliar.

    Penerimaan itu berasal dari iuran tetap tambang Rp 8,214 miliar dan royalti Rp 159,209 miliar.

    Peneriman PNBP ini berasal dari 38 perusahaan tambang mineral logam dan batubara yang telah beroperasi produksi komersil.

    Lonjakan penerimaan PNBP batu bara itu terjadi, ungkap Mahdinur, setelah permintaan batu bara di pasaran luar negeri sangat tinggi dan harganya juga naik sekitar 35 – 40 dolar Amerika/ton.

    Menurut data dari Kantor Perwakilan BI Aceh, nilai eskpor batu bara dari Aceh hingga Oktober 2021, sudah mencapai 229,604 juta dollar AS, meningkat sebesar 89,55 persen, dari nilai ekspor batubara periode Oktober 2020, hanya 121,130 juta dolar AS.

    Negara tujuan ekspor batu bara dari Aceh, kata Mahdinur, terbesar ke India, kemudian negara ASEAN, seperti ke Tahiland, Vietnam, selanjutnya ke RRC dan negara lainnya.

    Namun begitu, kata Kadis ESDM Aceh, Mahdinur, meski sumbangan PNBP batu bara itu sangat besar ke kas negara dan Aceh akan menerima sebesar 80 persen, dari nilai PNBP yang di setor ke kas negera.

    Tapi menyangkut kebijakan pemerintah pusat menyetop sementara ekspor batu bara, guna pemenuhan kepentingan kebutuhan bahan bakar batu bara di dalam negeri, terutama untuk PLTU Grup PLN di dalam negeri, Pemerintah Aceh, sangat mendukung dan setuju dengan kebijakan tersebut.

    Alasan Pemerintah Aceh, mendukung kebijakan Pemerintah Pusat itu, kata Mahdinur, karena faktor dan sebab yang sama seperti dalam surat Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM , Ridwan Djamaluddin, untuk pemenuhan kebutuhan batu bara PLTU Grup PT PLN di dalam negeri.(HR-RI.DMS)
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Batu Bara Pendapatan PNBP Terbesar di Aceh, Capai Rp 158 Miliar Lebih

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer