Semakin Hari ke Hari Masyarakat menengah ke bawah semakin MPP, kondisi hari ini ke 200 tahun
  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kode IT


    terkini

    Semakin Hari ke Hari Masyarakat menengah ke bawah semakin MPP, kondisi hari ini ke 200 tahun

    Dimas ( Redaksi )
    21 Agustus 2023, 8/21/2023 09:51:00 PM WIB Last Updated 2023-08-21T14:51:08Z




     

    Tahu kah Tuhan Maha kuasa ,dan seizin kah???


    Seputar tangis isak rakyat ,dlm menghidupi hidupnya dlm ber bangsa dan ber Negara,dlm wilayah Desanya

    Sdah jelang frustrasi dan mengkawatirkan,

    Dahulu peran medya dilarang mmberitakan suku,agama dan ras,juga medya sebagai corong pemerintah,

    Medsos,semakin laris dan dampak ber bahaya ,melebihi dari medya,!!!!!!!!

    Tuhan Ampuni lah kami hamba ciptaan mu ini !!

    Masyarakat ingin makmur,dan sejahtera,

    Oknum kades,diluar tugas pokoknya,tdk mau mmbrantas judi togel dan narkoba,ini dianggap bukn wewenangnya rakyat hersn,dan bingung,jika ada yg mengkritisi dianggap musuh,artiya bertentangan dgn hak demokrasi dan mengelusrkan pndapat,

    Apa kewajiban Kades,sebagai pemerintah desa?

    Kewajiban nya,semakin terpuruknya perekonomian dan hancurnya kemanusiaan wsrganya,selaku wsrga negara ,dlm UUD 1945 dan Hak Azasi Manusia

    Bagaimana rakyat ini,nantinya ke depan 200 tahun  lagi??? Artinya hrs ada 20 orang lg oknum kades yv lbh dewasa ,cerdas ,dan memiliki dedikasi yg tinggi,untuk masa depan anak cucu kita,bayangkan 200 thn lg ke depan ,BPD tinggal apa?bgaimana pikiran nya dlm membaca undang undsnga desa????


    20 orang lagi dlm masa jbatan dua periode?

    Kita akui rakyat ini dipimpong pimpong dgn kata kata manis dilihat kulit nya namun isinya penuh akal akalan ,tipu tipuan untuk kpntingan sesaat dan kelompoknya,di kekuasaan untuk bertahan dlm tiga periode,

    Aneh nya,dan bahsyanya jika ada rakyatnya mengkritisi,dianggap musuh besar dan akhirnya rakyat dgn mmberanikan diri agar terhidar dsri kemiskinan ilmu,pendidikan dan ekonomi,lewst kritikan ,yv tajam,kita malah disebut pembangkang,tdk kah rakyat ini,sengaja dimiskin ilmu dan ekonomi biar tdk dapat ber kutik??

    MPP( tidak kah Mati Pelan Pelan ,rakyat ini?)

    Akal sehat dari publik,dihiraukan,diabaikan ,hak rakyat di kekang ,sulit nya tdk netral lebih lebih  jika nafas yg berseberangan,kenapa di kekang ,karena disana sdah lbh akrab dgn pihak keamanan sehariannya sedang rakyat jarang berkomunikasi terkait pmbangunan desanya

    ,,

    Ada pepatah ibu Raden Ajeng kartini sewaktu ingst bersekolah :Habis gelap ,Terbit lah terang

    Lalu timbul pertanyaan Rakyat,Publik

    Bgaimana dinikmati cahaya terang bagi rakyat,jika kondisi sebelumnya,dan  hari ini,serta 200 tahun lg??

    Tambah warga yg enggan disebutkn identitasnya ,senada dgn paparan Bp Pendy 

    Seperti pola pikiran itu menyebutkn : Musang berbulu Domba,artinya di sana banyak kita rasakan yg tdk tertulis dsnyg tertulis berbaju putih namun hati nya  merah seperti ulsr berbisa ,untuk menelan korban jiwa dlm waktu jangka lama,alias 

    Berwajahkn topengan  berbicara keadilan sosial namun prakteknya sebagai penghianat rakyat

    Jubah topengan ,berbicara sungguh menyakinkan kbtuhan rakyat,tapi penghianat dlm jbatan sebagai Kepala desa yg penuh amanah 

    MPP itu menanti rakyat kearah jurang yg paling mendalam ,rakyat terjebak sewaktu kita pilkades,sudah dijurang MPP 

    Korupsi meraja lela,togel ,mafia hukum,tanah,perampasan hak sipil ,dimana mana berbagaimofus dan cara nya kejahatan itu dilakukan demi kepntingan sesaat dan kelompoknya,

    Penegakan hukum diperjual belikan oleh penguasa,suap menyuap dan gratifikasi ,sungguh menyengsarakan rakyatnya sendiri dgn mmbuat baju topengan,Ikan gabus memakan anaknya,beda dgn Harimsu binatang ganas,dsn buas namun tdk mau memakan anaknya

    Prilaku lips servisi menang diatas kertas,di atas kata kata,lihat diatas mu,sekitar mu yg terjadi lsh sering memanifulatif waktu dan keadaan yv menjijikan ,dan mereka mereka bersekutu ,melawan pmbenaran ,dan berkeadilan,menyembunyikan bentuk kejahstan flm jbatan publiknya,


    Benar ksh Dinas sosial paling dekat ke sorga?

         Berfungsi seperti apa inspektorad bagi rakyat?     

         Sdah adakah kades ,di penjara atas pemeriksaan 

         Inspektorad??

         Beranikah inspektorad memeriksa  Bupati?

         Bumdes,benar kah mensejahterakan rakyat??

         Tidak kah rakyat ini mendekati ke MPP?? 

          Publik mengajak rakyat mengobah pola pola pikiran lama,jangan hanya penonton ,dan tinggalknwanipiro mu,harga dirimu klak di injak injak oleh penginjak injak penguasa ,seperti ikan gabusnya,yv penuh kebohongan kebohongan ,dan tipu tipu daya manusia yg normal,sungguh kejam nya politik busuk kotor atas jmbatan nya,dgn menginjak bahu untuk melanggeng naik ke puncak yv duduk dibangku kekuasaan ,

    Baca,baca,dan baca lah disekitar mu dan jauh lihat ke pusat cukup bahaya jika satu orang pun yg berani menyatakn yg benar,hrus di tegakkan,karena selama ini kelompoknya,sudah ikut salah jalan ,sewenang wenang,semena dgn melanggsr hak rakyat dan kedaulatan rakyat di alam ber demokrasi,yv hrus menolak pikiran rakyat,pdhal kita bayar pajak dan memilihnya

    Sdah seberapa baik kah di desa mu ,pmbangunan jlan desa,jlan antar dusun ,mengingat bantuan pusat,sdah cukup lama,di berikan pusat ke desa desa

    Yg parahnya,tambah bp sumber ini,mengingat jumlah petugas desa,ditambah lembaganya,kepling,dan BPD,sebaiknya,desa memangkas itu ,cukup di desa 3 orang karena piked tiap hari dilibstkn kadusnya,sebaiknya,petugas kntor hrus dipangkas,makan gaji buta,tdk kebanyakn STM dan ber fb,terlalu boros dari keuangan desa,pd umum nya oknum kadesnya,sering luar kntor,dan rapat rapat tiap minggu ke kecamatan

    Ini tdk simpati,musrembang??

    Tandasnya lg memberikan pemaparan nya,yv menekan kpada urgensi yg mmbawa perobahan dan fundamental

    Ini juga agar pihak tokoh adat,agama,dan tokoh pndidikan ,mmberi suara suara yg ber manfaat,

    Dan jangan ikut juga ikut ikutan membuat solusi yg baik dan baik

    Sdah barang pasti kepling takut pecat,pnting lg uang  gaji ,yg ingin melekat dlm kekuasaan yg sekecil itu,oknum kades pun takut pd bp asuhnya,sebagai atasan,juga BPD,takut tdk menjadi BPD,

    Imbuhnya,dlm percakapan yang penuh akrab dgn. Medya Harian RI,

    Lalu dimana posisi rakyat 200 tahun lg,90 tahun,30 tahun lagi??

    Jika rakyat di singkirkn atau dianggap musuh karena didikte,rakyat meminta lPJ nya,atas kbijakan flm segala hal aspek kehidupan ber masyarakat?

    Harapan ini juga memesankn tdk lepas sesama warga hrus menjaga persatuan dan kesatuan dan  merawat Merah putih ,dari pancasila,dan UUD 1945 pemarsatu bangsa,jauh hukum,kenali hukum,dan sadari hukum

    Rakyat adalah sebuah nama dari desa,tanpa rakyat ,desa tdk ada,dan pemerintahannya,soal pro dan kontra,jdkan menjadi kekuatan desa,dgn tdk memilah si kaya,simiskin,sibodoh dgn sipintar,si dungu dgn sicerdas,

    Jangan selalu melestarikn budaya yang salah,apalg penerima upah honor,gaji,dari uang rakyat pajaknya

    Terbuka ,dan jujur lah,serta ikhlas tulus mu,sebagai pelayan publik,

    Harapan dan kata akhir dari sumber  

    Kemenangan tanpa kejujursn ,adslsh suatu kesalahan

    Kebenaran baru,selalu menimblkn kbenaran yg salah yg di bungkus kebohongan

    Meskipun kebohongan itu lari secepat kilat,suatu saat kebenaran  aksn mengalahkn( kebenaran baru,dari fakta,)

    Muak rakyaf melihat mu,mulut selalu bau busukkk

    Sama di mata hukum,

    Cukup saya perhatikan lg jika awak medya menjalankn tugas mulianya,yg di ikat dari UU pers,jika awak medya datang ke salah satu kntor,dianggap remeh dianggap minta minta,pdhal sebagai sosial kontrole ,ingin tahu,cari tahu

    Untuk mengangkat suatu berita yg objektif,bukan relis ,dan wartawan itu ada tersediri ideologinya,ilmunya sesuai keyakinan,kdang oknum kades itu sepele ,menganggap musuh ,tambah rekan Bp Pendy ,menambahkn ,seolah minta uang,pdhal tidak

    Kepada generasi muda kejar segala ketinggalan mu

    Dan ber budi pkerti lah dlm sopan santun,

    Dan kemudian rebut kekuasaan ,dgn paham yg mencintai rakyatnya dan tanpa akal topengan hati  pikiran ke materialistis,akhir kata dlm catatan hari ini,ke hari sebelum dan ke depan

    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Semakin Hari ke Hari Masyarakat menengah ke bawah semakin MPP, kondisi hari ini ke 200 tahun

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Topik Populer