Banda Aceh_Harian-RI.com
Manajer AMPERA, Muhammad Razi Zainal, SE, menyampaikan harapannya agar potensi besar migas di Blok Andaman benar-benar menjadi momentum kebangkitan ekonomi Aceh dengan mengutamakan kepentingan masyarakat Aceh sebagai pelaku utama.
Menurut Muhammad Razi Zainal, pernyataan Gubernur Aceh tentang pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia merupakan langkah yang patut diapresiasi. Namun, persiapan tersebut harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang memberikan kesempatan kerja seluas-luasnya kepada putra-putri Aceh dalam setiap tahapan pengelolaan migas, mulai dari eksplorasi, konstruksi, operasi, hingga industri hilirisasi.
"Blok Andaman merupakan anugerah besar bagi Aceh. Karena itu, kami berharap masyarakat Aceh tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Putra-putri Aceh harus memperoleh kesempatan kerja secara penuh dan berperan aktif dalam pengelolaan migas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Muhammad Razi Zainal, SE.
AMPERA juga mendorong Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat, serta seluruh perusahaan yang terlibat agar memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal, meningkatkan pelatihan dan kompetensi sumber daya manusia Aceh, serta membuka ruang yang luas bagi pengusaha lokal untuk ikut berpartisipasi dalam rantai ekonomi migas.
Dengan perencanaan yang matang dan keberpihakan terhadap masyarakat, AMPERA meyakini bahwa pengelolaan Blok Andaman tidak hanya akan menghasilkan penerimaan daerah, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan, memperkuat perekonomian Aceh, dan menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Aceh.
"Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kini saatnya sumber daya tersebut benar-benar menjadi milik rakyat, dengan menghadirkan kesempatan kerja, peningkatan kualitas SDM, dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Aceh," tutup Muhammad Razi Zainal, SE.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar