BIREUEN-_Harian-RI.com
Aksi Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Fiki Arbiansyah mengatakan, seluruh siswa siswi dari Kelas X hingga Kelas XII minta kepala sekolah SMA Negeri 1 Peudada harus diganti atau dicopot sesegera mungkin, dihalaman sekolah setempat, Jum'at 21 Agustus 2026.
"Kami semua sangat menyesali sikap kepsek atau bagai mempersulit sejumlah kegiatan dan pelatihan baik Paskibra maupun Drum Band dan sebagainya untuk keluar ke kecamatan, mengigat menjelangnya hari perayaan nasional atau HUT Kemerdekaan RI Yang ke 81, "ujarnya
Ini adalah sebagai orasi dan orientasi siswa, pihaknya meminta diganti Kepala Sekolah segera, dan kami sepakat mogok belajar, apabila tidak segera direspon oleh dinas terkait terhadap kepala sekolah yang baru menjabat kurang lebih 22 hari, ujarnya Ketua Osis
Pantauan media dari kronologis awal, pada jam 7:30 WIB siswa dan siswi bergerak terarah seperti biasa yaitu Yasinan, ceramah hingga mengumpulkan sedekah untuk Mushalla.
Seiring waktu berjalan ternyata pada Jam 8:15 seluruh siswa siswi melakukan aksi serentak menolak kepala sekolah yang baru 22 hari bertugas di SMAN 1 Peudada yakni Fadli S,Pd, MM, tujuannya untuk digantikan sesegera mungkin,
Salah seorang guru mapel yang didampingi Wakil kesiswaan
SMAN 1 Peudada, Tarwiyah, S.Pd., M.Pd., Gr., membenarkan aksi tersebut. Setelah orasi para siswa, seluruh peserta didik langsung pulang dan tidak mengikuti kegiatan belajar, para guru ikut tercengang terhadap aksi siswa melakukan mogok belajar.
Yaa.., telah sepakat untuk tidak akan pulang dulu sebelum jam dinas masih ada, dan kami sangat prihatin terhadap sikap kepala sekolah yang baru terhadap harapan siswa kedepan yang lebih baik, ujarnya.
Pandangannya selama ini kebijakannya tidak bisa diterima, contoh bila pihaknya ingin menjalankan kegiatan kesiswaan harus seizinnya dulu, sementara di sekolah tersebut sudah ada wakil Kesiswaan sendiri yang membidangi masing-masing
Sementara mereka tidak diberikan kewenangan apapun oleh Kepala Sekolah, sebelumnya kami sempat berkordinasi kepada Waka yang membidangi tapi jawabannya tidak bisa diputuskan oleh mereka karena harus kordinasi Langsung kepada kepala sekolah
Sementara kepala sekolah sebelumnya tidak mengatur seluruh kegiatan tersebut, dan ia hanya membantu, sedangkan yang pelaksana diserahkan kepada Waka masing-masing
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMAN 1 Peudada Fadli S.Pd, MM, belum dapat memberikan tanggapan.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi
bagi kepala sekolah maupun pihak dinas terkait lainnya (V)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar