Banda Aceh_Harian-RI.com
Kegiatan zikir bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, bukan sekadar ibadah semata, melainkan sarana mulia untuk mempersatukan hati dan memperkokoh persaudaraan sesama umat.
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Subki Mohammad Bintang, menyambut baik dan mengajak seluruh rakyat Aceh untuk bersama-sama menghidupkan kembali gema zikir, sehingga semangat kebersamaan ini dapat menjangkau hingga ke seluruh pelosok negeri, dari ujung barat hingga ujung timur Tanah Rencong.
"Zikir adalah obat hati dan pengikat persatuan umat. Ketika kita bersatu dalam mengingat Allah, maka perpecahan akan hilang, kebencian akan sirna, dan kasih sayang sesama anak bangsa akan tumbuh subur. Mari kita jadikan Masjid Raya Baiturrahman sebagai pusat penggerak, lalu gema zikir ini kita sampaikan ke gampong-gampong, ke kecamatan-kecamatan, ke kabupaten-kabupaten, hingga ke setiap sudut negeri ini," ajak beliau.
Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan peringatan yang tegas: "Jangan sekali-kali menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dan jangan menggunakan panggung agama untuk memprovokasi serta menghasut rakyat Aceh."
Agama adalah jalan kebenaran, kedamaian, dan persatuan. Jika dijadikan alat untuk keuntungan pribadi atau dijadikan sarana menebarkan kebencian dan ketegangan, maka makna ibadah itu sendiri menjadi tercela. Panggung zikir dan kegiatan keagamaan seharusnya menyatukan, bukan memisahkan; menyejukkan hati, bukan membakar emosi; mengajak pada kebaikan, bukan memprovokasi pada permusuhan.
PBA menegaskan, kekuatan sejati Aceh tidak hanya terletak pada kekayaan alam atau kemajuan pembangunan, melainkan pada ketakwaan dan persatuan umat. Dengan memperbanyak zikir dan mempererat silaturahmi, diharapkan Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, dan perdamaian yang abadi di Bumi Serambi Mekkah.
"Marilah kita hadir, mari kita ajak keluarga, tetangga, dan saudara-saudara kita. Semoga zikir bersama ini menjadi awal kebangkitan rohani yang menyatukan seluruh rakyat Aceh dalam iman dan ukhuwah Islamiyah," harap Subki Mohammad Bintang.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar