BANDA ACEH_Harian-RI.com
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA) menyampaikan seruan mendalam kepada seluruh masyarakat di seantero Pulau Sumatera untuk senantiasa waspada, bersatu, dan mempersiapkan diri secara matang menghadapi segala kemungkinan perubahan situasi bangsa, termasuk jika sewaktu-waktu terjadi perubahan besar di tingkat negara.
"Kita tidak tahu arah perjalanan bangsa ke depannya. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Sumatera, khususnya rakyat Aceh, harus mulai mempersiapkan diri — bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menjaga ketertiban, kedaulatan, dan kesejahteraan bersama apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Ketua Umum PBA.
Beliau menegaskan bahwa persiapan ini bukan berarti menginginkan perpecahan, melainkan sikap bijak dan bertanggung jawab agar masyarakat tidak terjebak dalam ketidaksiapan. Persiapan dimulai dari mempererat persaudaraan antar-suku, menjaga kerukunan antar-wilayah, memperkuat kemandirian pangan, ekonomi, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
"Kekuatan kita ada pada persatuan. Jika Sumatera bersatu dan siap, apa pun yang terjadi, rakyat tidak akan celaka. Mari kita tinggalkan perbedaan, perkuat persaudaraan, dan bangun kemandirian bersama demi masa depan anak cucu kita," tambahnya.
PBA berharap seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, maupun pemimpin daerah di seluruh Sumatera dapat menyatukan langkah, menahan diri dari perpecahan, dan bekerja keras membangun kesiapan bersama demi menjaga kedamaian dan kemaslahatan bersama.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar