Tebing Tinggi_Harian-RI.com - Begitulah kondisi listrik di desa Paya pasir kecamatan Tebing syahbandar, tahap ketiga berita padam listrik diangkat kepermukaan agar tidak memalsukan informasi ke publik
Pukul 7-8 listrik padam dikarenakan turun hujan dan waktu juga satu jam hujan turun listrik padam, setelah hujam reda,toh juga padam berjam jam 9,30 ,warga panik,hal seperti ini keinginan pihak PLN agar santai,
Padam listrik jelasnya warga panik dan merugikan rakyat, pelanggan, konsumen, artinya merugi itu cukup mengganggu aktifitas pelanggan dalam mencuci, memasak dan menyetrika dan mengisi daya handphone, cukup panik warga tidak semua memiliki cadangan gensed ujar bp Pendy pada awak media 22/8/23 dengan wajah kesalnya.
Apa kah mesin cadangan tidak ada?? Berapa kk dan luas daerah yang kemampuan mesin PLN? Apakah listrik itu dibayar pakai daun daunan dan bukan dengan uang? warga panik,ulah kinerja pihak PLN ini,ujar sumber lagi menyebutkan pada awak media, hingga berjam jam padam nya listrik tanpa informasi lewat pemberitahuan tertulis maupun lewat media keesokan hari nya dan menyebutkan minta maaf??
Hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi pihak PLN baru ,jam 10,20 listrik bisa menyala dan pihak PLN belum atau tidak dapat dihubungi untuk hak jawab secara resmi, seperti apa alasan dalam pemadaman listrik ,guna kepntingan publik dan pelanggan konsumen
Mari kita ikuti perkembangan selanjutnya.
[Horas Situmorang]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar