TAKENGON_Harian-RI.com
Polres Aceh Tengah mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk aksi balap liar yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.
Pesan tersebut disampaikan Kasat Binmas Polres Aceh Tengah, Saudin Situmorang, saat menghadiri kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (20/5/2026).
Dalam kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB itu, AKP Saudin mewakili Kapolres Aceh Tengah, Muhamad Taufiq, menyampaikan pentingnya keterlibatan keluarga dalam membina karakter dan perilaku anak sejak dini.
Menurutnya, kurangnya pengawasan dan komunikasi dalam keluarga dapat menjadi salah satu faktor yang memicu anak terlibat dalam aktivitas negatif, seperti balap liar, pergaulan bebas, hingga tindakan melanggar hukum lainnya.
“Peran orang tua sangat menentukan dalam membentuk kepribadian anak. Pengawasan, perhatian, dan komunikasi yang baik harus terus dibangun agar anak tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif,” ujarnya.
Selain menyoroti persoalan kenakalan remaja, Polres Aceh Tengah juga mengajak aparatur kampung dan masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian perkara melalui musyawarah dan mufakat sesuai Qanun Aceh.
AKP Saudin menilai penyelesaian persoalan secara kekeluargaan dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kampung.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengimbau masyarakat agar membiasakan anak-anak untuk aktif melaksanakan ibadah dan memakmurkan masjid sebagai bagian dari pembinaan moral generasi muda.
“Anak-anak perlu diarahkan untuk rajin shalat dan mengikuti kegiatan keagamaan agar memiliki pondasi akhlak yang kuat,” katanya.
Kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” diawali dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan kamtibmas serta tausyiah agama.
Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya juga mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan tempat membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak baik.
Sementara itu, Rahayu Subakat dalam tausyiahnya mengingatkan pentingnya menuntut ilmu dan memahami tujuan hidup manusia sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Alaq ayat 1 hingga 5, yang merupakan wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala SKPK, serta personel Polres Aceh Tengah dan jamaah Masjid Al-Muhajirin.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar